Categories: Nasional

BMW Masih Produksi Mobil Konvensional Sampai 30 Tahun Lagi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Meski sedang menatap masa depan dengan mempersiapkan kendaraan listrik, BMW masih belum menyerah pada mesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE). Mereka masih akan terus memproduksi mobil konvensional.

The Bavarians tampaknya sangat sadar bahwa peralihan ke kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) tidak akan terjadi dalam "semalam" karena seluruh proses akan memakan waktu setidaknya beberapa dekade sampai mobil terakhir yang menggunakan bensin atau diesel akan meninggalkan jalur perakitan.

Dalam sebuah wawancara dengan Automotive News Europe pada Jumat (10/1), Kepala Riset dan Pengembangan BMW Klaus Froehlich meyakinkan penggemar mereka bahwa mesin tradisional perusahaan itu akan bertahan selama beberapa dekade mendatang. Dia menyebutkan turbodiesel empat dan enam silinder akan tersedia untuk setidaknya 20 tahun lagi, sedangkan mesin bensin akan tersedia setidaknya sampai 30 tahun lagi dari sekarang.

Hal ini bukan berarti tidak akan ada beberapa perubahan signifikan pada penawaran mesin BMW karena peraturan emisi yang lebih ketat di beberapa bagian dunia seperti mesin V12. Biasa tersedia dalam sedan mewah full-size dengan harga tinggi, mesin 6.6 liter twin-turbo dengan 601 tenaga kuda itu adalah kekuatan yang harus diperhitungkan.

Karena harga mobil yang sudah pasti tinggi, BMW sadar tidak banyak orang mampu memiliki mobil tersebut. Klaus Froehlich mengatakan BMW hanya menghasilkan beberapa ribu unit setiap tahun.

Berbicara tentang kasus-kasus bisnis, ketua perusahaan riset dan pengembangan perusahaan itu mengatakan sudah sulit membuat satu untuk V8 4,4 liter twin-turbo karena mesin enam silinder berlistrik sudah dapat menghasilkan 600 tenaga kuda dan banyak torsi.

Di sisi diesel, Froehlich mengatakan, tiga silinder 1,5 liter bersama dengan quad-turbo yang ditemukan dalam model M550d dan M50d akan dihentikan. Menurut laporan baru-baru ini, torquey inline-six 3.0-liter unit akan turun akhir tahun ini, dengan Sedan M550d dan Touring yang pertama pada musim panas ini, mungkin dengan facelift 5 Series yang akan datang. SUV X5, X6, dan X7 bermotif M50d akan mengikuti.

Froehlich juga berbicara juga tentang elektrifikasi dan bagaimana platform CLAR yang diperbarui pada 2021 akan memfasilitasi peluncuran hibrida plug-in dengan jangkauan listrik sejauh 120 kilometer (75 mil). Kendaraan ini akan memiliki tangki bahan bakar yang lebih besar, artinya pemilik akan dapat menempuh jarak yang lebih jauh sebelum harus mengisi bahan bakar.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Direksi Pertamina Drilling Tinjau Operasi Rig di Rokan, Perkuat Budaya Safety

Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…

9 jam ago

Agung Toyota Riau Luncurkan New Veloz Hybrid EV di Mal SKA, SPK Berhadiah Motor Listrik

Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…

10 jam ago

Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…

10 jam ago

Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…

10 jam ago

Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…

11 jam ago

Bupati Siak Apresiasi Dukungan Pemprov Riau, Plt Gubri Soroti Perjuangan Afni

Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…

11 jam ago