Categories: Nasional

Saudi Belum Buka Pemberkasan Visa

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kurang sebulan lagi, jamaah calon haji (JCH) gelombang pertama diberangkatkan ke Madinah. Sesuai rencana perjalanan haji (RPH) 2019 yang ditetapkan Kementerian Agama (Kemenag), JCH mulai diterbangkan pada 7 Juli. Penerbitan visa haji menjadi prioritas pada sisa masa persiapan ini.

Pengamat haji dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dadi Darmadi menuturkan,  urusan paling mendesak saat ini adalah penerbitan visa haji. Dia mengatakan,  Kemenag harus bisa mengetahui kepastian visa CJH keluar atau tidak sedini mungkin. ’’Jangan sampai ada CJH yang sudah sampai asrama haji, tetapi visanya belum atau bahkan tidak keluar,’’ katanya, kemarin (9/6).

Dadi mengatakan, kepastian keberangkatan ini sangat ditunggu oleh CJH. Kalaupun memang saat ini pemerintah Saudi belum membuka proses penerbitan visa, sebaiknya disampaikan ke publik dengan baik.

Menurut Dadi, ketika sudah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH), para CJH umumnya menganggap proses administrasi sudah beres. Tidak hanya akomodasi di Arab Saudi saja. Tetapi juga untuk visa haji. Apalagi untuk CJH yang sudah menyerahkan paspor ke Kemenag.

Dadi juga menyoroti ketersediaan fasilitas di Arafah, Mudzalifah, dan Mina (Armuzna). Menurut dia, tahun ini cukup krusial karena Indonesia mendapatkan tambahan kuota sebanyak 10 ribu jamaah. Dadi mengatakan, Kemenag harus bisa meminta jaminan bahwa ada penambahan fasiltias jamaah di Armuzna.

Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Kemenag Nasrullah Jassam menuturkan, seluruh dokumen paspor yang masuk ke Kemenag pusat mulai diproses penerbitan visa. Namun, untuk pemberkasan visa haji, Kemenag masih menunggu dibukanya sistem e-hajj milik pemerintah Arab Saudi.

Dia mengungkapkan, sampai kemarin sistem e-hajj belum dibuka. ’’Sebagai perbandingan, tahun lalu visa jamaah haji mulai terbit tanggal 28 Juni,’’ katanya.

Tahun lalu jamaah diterbangkan menuju Arab Saudi mulai 16 Juli. Itu artinya ada jarak 18 hari antara visa haji pertama dikeluarkan dengan pemberangkatan perdana. Sementara tahun ini proses pemberangkatan CJH masih bakal berlangsung sekitar satu bulan.

Itu artinya masih banyak waktu yang tersedia untuk proses visa haji. Nasrullah mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 50 ribu lembar paspor CJH yang masuk ke Kemenag pusat. Sama seperti biasanya, Kemenag memprioritaskan pengurusan visa terlebih dahulu untuk CJH gelombang pertama. Baru kemudian disusul CJH gelombang kedua.(wan/oni/jpg)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

5 jam ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

5 jam ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

1 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago