imigrasi-deportasi-wna-asal-malaysia
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Dumai mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia yang melanggar peraturan. WNA yang diketahui bernama Alizal itu melakukan overstay satu tahun lebih. Padahal ia hanya menggunakan paspor biasa alias pelancong.
"Ya benar, tadi kami mendeportasi satu WNA asal Malaysia," ujar Plh Kantor Imigrasi Kelas II Dumai Riki Afrimon, Senin (9/3).
Ia mengatakan WNA tersebut selama ini tinggal bersama istri dan anak tirinya di salah satu rumah di Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan. "Awalnya berdasarkan laporan masyarakat, kemudian istri dan anak tiri WNA tersebut melaporkan hal itu ke Imigrasi," tuturnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II TPI itu menjelaskan, WNA asal Malaysia tersebut dideportasi ke negara asalnya melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. "Senin (9/3) WNA tersebut dideportasi," jelasnya.
Ia mengatakan WNA asal Malaysia tersebut melanggar Pasal 78 Ayat 3 UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian, yakni pelanggaran batas overstay yang melebihi 60 hari.
"Hukuman untuk WNA tersebut tidak lagi membayar denda, melainkan dikenakan tindakan administrasi keimigrasian berupa deportasi, bahkan diusulkan juga untuk cegah tangkal atau dilarang masuk ke Indonesia," tuturnya.(ade)
Ia mengatakan untuk paspor WNA tersebut masih aktif hingga September 2020 mendatang. "Kami imbau kepada WNA yang di Kota Dumai jangan melanggar aturan yang ada, kami akan bertindak tegas," tutupnya.(ade)
Laporan: HASANAL BULKIAH
Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…
Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…
RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…
Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…
Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.
Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…