Categories: Nasional

Harun Masiku Sudah 32 Hari Buron

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tersangka pemberi suap kasus proses pergantian antar waktu (PAW) Fraksi PDI Perjuangan, Harun Masiku telah 32 hari menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hingga saat ini, lembaga antirasuah belum juga berhasil mengetahui keberadaan mantan Caleg PDIP itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengklaim, tidak ada kendala dalam proses pencarian Harun Masiku. Ali menyebut, Polri pun turut membantu menyebarkan foto Harun di Polsek maupun Polres seluruh Indonesia.

"Tidak ada kendala. Itu memang terakhir dari penyidik sudah menyebarkan daftar pencarian orang ke seluruh Indonesia," kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (10/2).

Juru bicara berlatar belakang jaksa ini menyebut, pimpinan KPK pun telah menginstruksikan jajarannya untuk tidak berhenti mencari keberadaan politikus PDIP itu. Menurutnya, KPK belum menemukan tempat persembunyian Harun.

"Sementara belum ada update. Karena belum tau dia ada di mana, kalau ada kan langsung ditangkap," ujar Ali.

Ali menuturkan, penyidik terus bergerak mencari Harun. Dia meyakini proses penangkapan Harun hanya masalah waktu.

"Kami terus bergerak untuk mencari, tetapi daerahnya di mana kami tetap terus mencari yang bersangkutan," jelas Ali.

Harun merupakan salah satu kunci terkait perkara yang diduga melibatkan petinggi PDIP. Penyidik lembaga antirasuah hingga kini masih mendalami asal-usul uang Rp400 juta, yang diberikan untuk Wahyu Setiawan melalui sejumlah perantara.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka yakni Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina selaku mantan anggota Badan Pengawas Pemilu sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Harun Masiku selaku caleg DPR RI fraksi PDIP dan Saeful.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

11 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

11 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

11 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

12 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago