JALAN ALTERNATIF: Bahan material untuk pembangunan jalan alternatif pascaamblasnya jalan nasional Tanjung Buton-Pekanbaru, Jumat (8/11/2019).(WIWIK WiRDANINGSIH/RIAU POS)
SIAK (RIAUPOS.CO) — Pascaputusnya jalan nasional Buton-Pekanbaru arus lalu lintas di simpang empat Doral Kecamatan Pusako, pemerintah daerah segera membangun jalan alternatif di sebelah jalan yang amblas. Rencana jalan alternatif yang dibangun melalui jalan simpang empat Doral Pusako, kemudian melewati jalur Teluk Mesjid Sungai Apit terus menuju ke Pelabuhan Tanjung Buton.
Selama pengerjaan jalan alternatif dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pemukiman Rakyat (PU Tarukim), Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Siak mengalihkan lalu lintas sementara ke arah Simpang Doral hingga Mengkapan (Sungai Apit) menuju Pelabuhan Tanjung Buton.
Pembangunan jalan alternatif belum bisa dipastikan kapan selesainya. Saat ini material dan alat berat telah diturunkan ke lokasi. Kadis PU Siak Irving Kahar mengatakan jalan alternatif dibangun berada di sebelah jalan yang amblas karena tanahnya keras. Alat berat dan material telah diturunkan ke lokasi.Namun saat ini cuaca hujan.
"Dinas PU Siak tetap bantu dengan turunkan alat berat ekskavator dan material ke lokasi guna membantu masyarakat yang akan ke Pelabuhan Buton, meski ini jalan nasional," ujar Irving, Jumat (8/11).
Dia mengatakan Bupati Siak, Alfedri meminta Dinas PU membuat surat kepada Balai Jalan Nasional II Medan agar dapat memberikan perhatian khususnya di jalan itu. Karena menuju ke Kawasan Industri Tanjung Buton yang merupakan proyek strategis nasional. Juga mengingatkan penanganan jalan nasional yang longsor di Kecamatan Kandis beberapa waktu lalu.
Bupati Siak Alfedri MSi juga mengatakan jalan menuju Tanjung Buton merupakan jalan nasional. Untuk pembangunan nantinya dibangun seperti jembatan pengambang atau cantilever seperti yang di Kuala Gasib.
"Namun tentunya berbeda yang di Buton yang gambutnya lebih dalam, harus dikaji dulu berapa kedalaman gambut," paparnya.
Ambruknya jalan tersebut mencapai 5 meter lebih dengan panjang 50 meter yang menyebabkan jalan akses Pelabuhan Tanjung Buton putus yang merupakan jalur transportasi laut menuju Meranti dan Batam Kepulauan Riau.
Sementara anggota Sat Lantas Polres Siak masih mengatur lalu lintas kendaraan yang menuju ke Pelabuhan Tanjung Buton dengan melakukan pe pengalihan jalan Kecamatan Sungai Apit.
Insiden amblasnya jalan sekitar pukul 21.30 WIB, Rabu malam (6/11) awalnya ketika satu unit truk teronton bermuatan cangkang menuju ke Pelabuhan Tanjung Buton dengan kondisi jalan tergenang air dan mogok. Truk yang belum diketahui nomor polisinya itu, melintasi air namun tidak bisa jalan karena amblas.
Truk tersebut terjebak ke dalam jalan yang amblas hingga sedalam lima meter, hingga tidak terlihat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…
Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…
Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…
Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…
Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…
Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…