Senin, 18 Mei 2026
- Advertisement -

PTM Terbatas Tingkat SMA Sederajat Dimulai

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Seiring dengan terus menurunnya angka penyebaran Covid-19 di Riau, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk tingkat SMA sederajat di Riau dimulai, Rabu (8/9).

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Zul Ikram mengatakan, terkait pelaksanaan PTM terbatas tersebut, sebelumnya pihaknya juga sudah menyurati dinas pendidikan kabupaten/kota di Riau. Yang pada intinya PTM terbatas sudah bisa dilaksanakan.

"PTM terbatas untuk tingkat SMA sederajat di Riau sudah mulai dilaksanakan," kata Zul Ikram.

Namun demikian, lanjut Zul Ikram, pelaksanaan PTM terbatas di Riau tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah masing-masing bersama Satgas Covid-19-nya. Karena yang mengetahui kondisi wilayahnya adalah daerah masing-masing.

"Karena sebelum melakukan PTM terbatas, dinas pendidikan kabupaten/kota harus mendapatkan izin dari satgas percepatan penanganan Covid-19 masing-masing," ujarnya.

Baca Juga:  Semangat di Sepuluh Terakhir

Untuk teknis pelaksanaan PTM terbatas, menurut Zul Ikram hanya tinggal menjalankan seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.

"Karena sebelum kasus meningkat Covid-19 juga sudah dilakukan PTM terbatas di Riau. Yang pasti tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Dijelaskan Zul Ikram, untuk tahap awal kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan secara

bertahap dengan 50 persen kehadiran jumlah siswa setiap kelasnya. Setiap harinya sekolah mengatur jadwal belajar, jika melebihi kuota maka sekolah menggunakan sistem shift, atau ada yang masuk pagi, siang, dan jumlah hari dalam seminggu. "Untuk tahap awal mulai 50 persen disesuaikan dengan jumlah kelasnya. Jika satu kelas jumlah siswanya 50 tentu yang masuk 25 siswa, disesuaikan dengan jumlah siswa," ujarnya.

Baca Juga:  Insentif Kartu Prakerja Tak Dipungut Biaya

Lebih lanjut dikatakan Kadisdik, pihaknya telah membuat pola proses belajar mengajar di tengah masa pandemi Covid-19. Termasuk memberikan pilihan bagi orang tua, bisa mengizinkan anaknya sekolah tatap muka, atau tetap belajar daring dengan tugas yang diberikan oleh pihak sekolah.

"Dinas Pendidikan memberikan pilihan proses belajar dengan dua pola, belajar jarak jauh dan tatap muka terbatas. Pihak sekolah juga memberikan opsi kepada anak-anak melalui orang tua, yakni untuk memilih daring atau tatap muka terbatas dari persetujuan orang tua," jelasnya.(sol)

 

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Seiring dengan terus menurunnya angka penyebaran Covid-19 di Riau, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk tingkat SMA sederajat di Riau dimulai, Rabu (8/9).

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Zul Ikram mengatakan, terkait pelaksanaan PTM terbatas tersebut, sebelumnya pihaknya juga sudah menyurati dinas pendidikan kabupaten/kota di Riau. Yang pada intinya PTM terbatas sudah bisa dilaksanakan.

"PTM terbatas untuk tingkat SMA sederajat di Riau sudah mulai dilaksanakan," kata Zul Ikram.

Namun demikian, lanjut Zul Ikram, pelaksanaan PTM terbatas di Riau tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah masing-masing bersama Satgas Covid-19-nya. Karena yang mengetahui kondisi wilayahnya adalah daerah masing-masing.

"Karena sebelum melakukan PTM terbatas, dinas pendidikan kabupaten/kota harus mendapatkan izin dari satgas percepatan penanganan Covid-19 masing-masing," ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Pisahkan Sel Djoko Tjandra dan Brigjen Prasetijo

Untuk teknis pelaksanaan PTM terbatas, menurut Zul Ikram hanya tinggal menjalankan seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.

"Karena sebelum kasus meningkat Covid-19 juga sudah dilakukan PTM terbatas di Riau. Yang pasti tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.

- Advertisement -

Dijelaskan Zul Ikram, untuk tahap awal kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan secara

bertahap dengan 50 persen kehadiran jumlah siswa setiap kelasnya. Setiap harinya sekolah mengatur jadwal belajar, jika melebihi kuota maka sekolah menggunakan sistem shift, atau ada yang masuk pagi, siang, dan jumlah hari dalam seminggu. "Untuk tahap awal mulai 50 persen disesuaikan dengan jumlah kelasnya. Jika satu kelas jumlah siswanya 50 tentu yang masuk 25 siswa, disesuaikan dengan jumlah siswa," ujarnya.

Baca Juga:  Sistem Buang, Pengedar Sabu Tidur di Sel

Lebih lanjut dikatakan Kadisdik, pihaknya telah membuat pola proses belajar mengajar di tengah masa pandemi Covid-19. Termasuk memberikan pilihan bagi orang tua, bisa mengizinkan anaknya sekolah tatap muka, atau tetap belajar daring dengan tugas yang diberikan oleh pihak sekolah.

"Dinas Pendidikan memberikan pilihan proses belajar dengan dua pola, belajar jarak jauh dan tatap muka terbatas. Pihak sekolah juga memberikan opsi kepada anak-anak melalui orang tua, yakni untuk memilih daring atau tatap muka terbatas dari persetujuan orang tua," jelasnya.(sol)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Seiring dengan terus menurunnya angka penyebaran Covid-19 di Riau, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk tingkat SMA sederajat di Riau dimulai, Rabu (8/9).

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Zul Ikram mengatakan, terkait pelaksanaan PTM terbatas tersebut, sebelumnya pihaknya juga sudah menyurati dinas pendidikan kabupaten/kota di Riau. Yang pada intinya PTM terbatas sudah bisa dilaksanakan.

"PTM terbatas untuk tingkat SMA sederajat di Riau sudah mulai dilaksanakan," kata Zul Ikram.

Namun demikian, lanjut Zul Ikram, pelaksanaan PTM terbatas di Riau tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah masing-masing bersama Satgas Covid-19-nya. Karena yang mengetahui kondisi wilayahnya adalah daerah masing-masing.

"Karena sebelum melakukan PTM terbatas, dinas pendidikan kabupaten/kota harus mendapatkan izin dari satgas percepatan penanganan Covid-19 masing-masing," ujarnya.

Baca Juga:  Pisahkan Sel Djoko Tjandra dan Brigjen Prasetijo

Untuk teknis pelaksanaan PTM terbatas, menurut Zul Ikram hanya tinggal menjalankan seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.

"Karena sebelum kasus meningkat Covid-19 juga sudah dilakukan PTM terbatas di Riau. Yang pasti tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Dijelaskan Zul Ikram, untuk tahap awal kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan secara

bertahap dengan 50 persen kehadiran jumlah siswa setiap kelasnya. Setiap harinya sekolah mengatur jadwal belajar, jika melebihi kuota maka sekolah menggunakan sistem shift, atau ada yang masuk pagi, siang, dan jumlah hari dalam seminggu. "Untuk tahap awal mulai 50 persen disesuaikan dengan jumlah kelasnya. Jika satu kelas jumlah siswanya 50 tentu yang masuk 25 siswa, disesuaikan dengan jumlah siswa," ujarnya.

Baca Juga:  Iptu Fauza Hanes Tiara Kapolsek Perempuan Pertama di Rohul

Lebih lanjut dikatakan Kadisdik, pihaknya telah membuat pola proses belajar mengajar di tengah masa pandemi Covid-19. Termasuk memberikan pilihan bagi orang tua, bisa mengizinkan anaknya sekolah tatap muka, atau tetap belajar daring dengan tugas yang diberikan oleh pihak sekolah.

"Dinas Pendidikan memberikan pilihan proses belajar dengan dua pola, belajar jarak jauh dan tatap muka terbatas. Pihak sekolah juga memberikan opsi kepada anak-anak melalui orang tua, yakni untuk memilih daring atau tatap muka terbatas dari persetujuan orang tua," jelasnya.(sol)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari