PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Seiring dengan terus menurunnya angka penyebaran Covid-19 di Riau, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk tingkat SMA sederajat di Riau dimulai, Rabu (8/9).
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Zul Ikram mengatakan, terkait pelaksanaan PTM terbatas tersebut, sebelumnya pihaknya juga sudah menyurati dinas pendidikan kabupaten/kota di Riau. Yang pada intinya PTM terbatas sudah bisa dilaksanakan.
"PTM terbatas untuk tingkat SMA sederajat di Riau sudah mulai dilaksanakan," kata Zul Ikram.
Namun demikian, lanjut Zul Ikram, pelaksanaan PTM terbatas di Riau tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah masing-masing bersama Satgas Covid-19-nya. Karena yang mengetahui kondisi wilayahnya adalah daerah masing-masing.
"Karena sebelum melakukan PTM terbatas, dinas pendidikan kabupaten/kota harus mendapatkan izin dari satgas percepatan penanganan Covid-19 masing-masing," ujarnya.
Untuk teknis pelaksanaan PTM terbatas, menurut Zul Ikram hanya tinggal menjalankan seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.
"Karena sebelum kasus meningkat Covid-19 juga sudah dilakukan PTM terbatas di Riau. Yang pasti tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Dijelaskan Zul Ikram, untuk tahap awal kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan secara
bertahap dengan 50 persen kehadiran jumlah siswa setiap kelasnya. Setiap harinya sekolah mengatur jadwal belajar, jika melebihi kuota maka sekolah menggunakan sistem shift, atau ada yang masuk pagi, siang, dan jumlah hari dalam seminggu. "Untuk tahap awal mulai 50 persen disesuaikan dengan jumlah kelasnya. Jika satu kelas jumlah siswanya 50 tentu yang masuk 25 siswa, disesuaikan dengan jumlah siswa," ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Kadisdik, pihaknya telah membuat pola proses belajar mengajar di tengah masa pandemi Covid-19. Termasuk memberikan pilihan bagi orang tua, bisa mengizinkan anaknya sekolah tatap muka, atau tetap belajar daring dengan tugas yang diberikan oleh pihak sekolah.
"Dinas Pendidikan memberikan pilihan proses belajar dengan dua pola, belajar jarak jauh dan tatap muka terbatas. Pihak sekolah juga memberikan opsi kepada anak-anak melalui orang tua, yakni untuk memilih daring atau tatap muka terbatas dari persetujuan orang tua," jelasnya.(sol)

