dijaga-anjing-galak
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Nasib nahas dirasakan oleh Nining saat tengah menjalankan tugas untuk mengantarkan undangan pernikahan sang kerabat ke salahan satu rumah koleganya. Langkah kaki Nining sempat terhenti karena melihat ada penjagaan ketat di rumah koleganya tersebut. Bukan manusia yang menjaga melainkan sejumlah ekor anjing dengan wajah yang sangar dan warna yang menakutkan menunggu kawasan rumah koleganya itu.
Selama ini, Nining tidak mengetahui adanya penjagaan oleh anjing yang dilakukan oleh koleganya itu. Karena, setiap kali Nining ke sana, tak ada terlihat anjing yang nangkring di depan rumah koleganya.
Nining mencoba mencari cara untuk bisa sampai ke sana. Karena nomor telepon yang dimiliki koleganya itu tidak aktif. Sedangkan ia harus menyelesaikan tugasnya mengantarkan undangan.
Nining mencoba mendekat ke rumah itu. Namun suara gonggongan anjing itu membuat nyalinya semakin ciut.
"Alamak… begini kali cobaan mau nganterin undangan. Di hadang anjing yang garang," celoteh Nining dalam hati.
Ia pun akhirnya mencoba meneduhkan diri di bawah pohon mangga dengan duduk di atas kendaraan yang di bawanya.
Tiba-tiba salah seorang tetangga menegurnya dan memberikan informasi kalau yang punya rumah tidak ada di dalam.
"Mbak kenapa duduk di sana. Nanti dikejar guguk (anjing, red) loh. Yang punya rumah nggak ada. Kalau ada perlu biar saya sampaikan," ucap sang tetangga.
Mendengar ucapan tersebut, Nining pun berinisiatif untuk menitipkan undangan tersebut melalui sang tetangga koleganya. "Titip undangan ini untuk kawan saya ya buk," ujarnya seraya pamit meninggalkan lokasi.(ayi)
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…
Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…
Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…
Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…