Categories: Nasional

Cina Boikot Produk Barat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Cina benar-benar total dalam membalas. Mereka merealisasikan ancamannya untuk memboikot brand yang mendukung warga minoritas muslim Uighur. Saat ini mayoritas stasiun televisi mengaburkan logo merek yang masuk daftar hitam. Misalnya, Nike, Adidas, serta H&M.

Dilansir Insider, dalam salah satu acara kompetisi menyanyi Youth with You tampak para kontestan berlatih menari. Saat sesi latihan tersebut, mereka memakai kaus dengan logo milik Adidas Neo, sepatu Adidas Shell Toe, serta celana dengan merek yang sama. Di awal-awal episode, semua normal. Namun, di episode belakangan ini semuanya diblur alias diburamkan.

Dalam reality show Listen to Me, sepatu yang dipakai artis Cina Zhang Lanxin juga diburamkan. Dia diduga memakai Nike Air Jordan 1s. Para artis di variety show Sisters Who Make Waves juga terlihat seperti berjalan di atas awan gara-gara semua sepatunya diburamkan.

Adidas, Nike, H&M, GAP, Fila, New Balance, Zara, Under Armour, serta beberapa brand lainnya menghadapi reaksi keras dari Cina. Produk-produk global itu mengungkapkan keprihatinan atas kerja paksa di Provinsi Xinjiang. Penduduk Uighur dikabarkan menjalani kerja paksa di perkebunan kapas dan beberapa pabrik. Tak cukup sampai di situ, kamp detensi bagi penduduk Uighur juga memperparah situasi. Itulah yang memicu kecaman. AS bahkan menyebut tindakan Cina kepada penduduk Uighur sebagai genosida.

Pemerintah dan mayoritas penduduk Cina tidak terima. Mereka membalas dengan memboikot produk-produk luar. Barang-barang milik H&M ditarik dari platform belanja online seperti Taobao, Alibaba, dan Pinduoduo. Perusahaan pemilik brand-brand yang masuk daftar hitam tersebut benar-benar terpukul. Dengan perekonomian yang membaik dan penduduk yang banyak, Cina adalah pasar yang empuk untuk berdagang. Mungkin karena itulah beberapa brand menyatakan berkomitmen mendapatkan lagi kepercayaan penduduk Cina.

Beberapa netizen membuat lelucon atas situasi saat ini. Terutama terkait dengan kerja keras yang harus dilakukan editor stasiun televisi. "Mereka pasti bekerja sangat keras. Saya rasa mereka tidak bisa tidur beberapa hari," kata salah seorang netizen di Weibo.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

22 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

23 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago