Categories: Nasional

Kasus Kadiskes Meranti Berpotensi Rugikan Negara hingga Rp400 Juta

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Diduga selewengkan penggunaan rapid test milik pemerintah daerah hingga pemotongan jasa nakes, eks Kadiskes Meranti, dr Misri Hasanto, berpotensi rugikan negara Rp400 juta.

Potensi tersebut berdasarkan hasil penghitungan yang dilaksanakan Inspektorat Kabupaten Kepulauan Meranti. Demikian disampaikan oleh Kasi Intelijen Hamiko SH kepada Riaupos, Selasa (8/2/2022) malam.

Dugaan penyelewengan yang dilakukan tersangka berlangsung ketika pelaksanaan rapid test berbayar jajaran KPU dan Bawaslu, jelang Pilkada Kabupaten Kepulauan Meranti 2020 silam.

"Penyidik menilai ada kebocoran atau kerugian negara yang ditimbulkan oleh Misri mengingat pendapatan atau hasil dari pelaksanaan tersebut tidak jelas. Yakni tidak masuk ke kas daerah," ungkapnya.

Di bawah pimpinan Kajari Kepulauan Meranti, Waluyo, diungkapkan Miko jika petetapan tersangka dilakukan pascagelar perkara oleh penyidik.

Untuk itu, kini Misri disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1), jo Pasal 3, jo Pasal 18, jo Pasal 10 huruf a Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Terhadap objek perkara, menurut Miko, berbeda dengan apa yang telah ditindaklanjuti oleh Polda sebelumnya.

"Objeknya berbeda. Di sini tentang pelaksanaan rapid test berbayar yang dilakukan oleh dinas kesehatan atas perintah mantan kepala dinasnya," bebernya.

Sebelumnya, penyidik pernah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan Meranti. Tindakan pengeledahan itu dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Meranti, Sri Mulyani Anom, dengan menyertakan sejumlah penyidik dan tim intelijen Kejari Meranti pada Kamis (13/1).

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…

8 menit ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

21 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

21 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago