Categories: Nasional

Jalan Koridor dan Ponton Penyeberangan RAPP Dibuka Kembali

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Setelah tiga pekan terakhir ditutup akibat direndam air, akhirnya PT Riau Pulp And Paper (RAPP) kembali membuka jalan koridor untuk operasional perusahaan dan juga masyarakat.

Bahkan, perusahaan kertas terbesar di Asia ini, juga kembali mengaktifkan operasional ponton penyeberangan dari Kecamatan Pangkalankerinci menuju Kecamatan Langgam agar warga tidak terisolir.

 Sedangkan dibuka kembalinya jalan dan ponton penyeberangan RAPP tersebut, karena banjir yang melanda kampung Bupati Pelalawan HM Harris ini sudah mengalami penyurutan.

"Ya, terhitung 7 Januari 2020, jalan koridor dan ponton penyeberangan Langgam kembali kita buka dan dioperasikan untuk kepentingan perusahaan dan juga masyarakat," terang General Manager Stakeholder Relations (SHR) RAPP, Wan Mohd Jakh Anza kepada Riau Pos, Selasa (7/1).

Dikatakannya, naiknya debit air Sungai Kampar sejak tiga pekan terakhir, sudah mengakibatkan beberapa bagian jalan koridor RAPP direndam banjir dengan ketinggian air hingga 1meter lebih.

Atas kondisi tersebut, untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan, maka pihaknya (RAPP, red) memutuskan untuk menutup sementara akses jalan dari Pangkalankerinci menuju ponton penyeberangan Langgam.

"Penutupan jalan koridor RAPP ini, dimulai sejak 17 Desember 2019. Hal ini disebabkan level air permukaan Sungai Kampar pada kategori di atas normal yakni di atas 3 meter," paparnya.

Diungkapkan Wan Jakh, sejak Ahad (5/1) lalu, genangan air yang merendam akses jalan darat koridor RAPP ini sudah mulai berangsur mengalami penyurutan. Di mana sebelumnya level air Sungai Kampar berada di angka 3.40 meter, saat ini telah berada pada angka 3.10 atau mendekati normal.

 Alhasil, air yang sebelumnya merendam badan jalan perusahan tersebut, sudah tidak mengalir lagi dan sudah mulai mengering.

"Dan dengan membaiknya kondisi jalan koridor ini, maka tim Road Maintenance RAPP melakukan perbaikan dan pemulihan kondisi jalan hingga Senin (6/1) petang lalu. Sehingga, setelah  dievaluasi oleh tim Task Force Fiber Supply, maka jalan dinyatakan layak dari aspek safety, sehingga dilalui seluruh kendaraan," ujarnya. (amn)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

4 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago