Categories: Nasional

Mendikbud Diminta Rajin Pantau Bantuan Kuota Internet di Daerah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim diminta rajin memantau pelaksanaan kebijakannya di daerah. Khususnya terkait bantuan kuota internet yang menyedot anggaran sangat besar.

Pernyataan itu disampaikan anggota Komisi X DPR RI Zainuddin Maliki menanggapi banyak sekolah yang dijumpai Nadiem ketika berkunjung ke daerah ternyata belum terima bantuan kuota internet. Itu terjadi saat diskusi dengan para guru PAUD di TK Al Khairaat, Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (5/11).

Mendikbud merasa kaget dan prihatin masih banyak sekolah yang belum menerima bantuan kuota internet yang dialokasikan mulai September. Padahal bantuan itu harus sudah tersalurkan semua pada Desember 2020.

"Betapapun baiknya kebijakan, jika tidak terimplementasikan dengan baik di lapangan, tidak akan mampu memperbaiki keadaan seperti yang diinginkan," terang Zainuddin Sabtu (7/11).

Menurut politisi PAN tersebut, anggaran sebesar Rp7,2 triliun yang telah disetujui Komisi X dimaksudkan untuk memberi bantuan kuota internet bagi murid PAUD, SD, SMP dan SMA/SMK, guru, mahasiswa, dan dosen. Dengan bantuan ini diharapkan guru dan dosen, siswa serta mahasiswa dapat mengikuti PJJ dengan baik.

Selama ini, pelaksanaan PJJ dinilai masih banyak dikeluhkan, bahkan ada siswa dan orang tua yang frustrasi, lalu melakukan tindakan yang berakibat fatal sebagai jalan keluar. Seorang ibu di Lebak, Banten, tega melakukan kekerasan terhadap anaknya berusia 8 tahun hingga meninggal akibat sang anak kesulitan mengikuti PJJ. "Seorang siswa SMA di Gowa bunuh diri karena stres," terang Zainuddin.

Tidak hanya itu, ada juga kabar duka dari Tarakan, Kalimantan Utara. Seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) diduga bunuh diri. Peristiwa fatal ini diduga karena tugas PJJ yang harus dikerjakan melebihi beban sehingga mentalnya drop.

Diharapkan bantuan kuota internet dari Mendikbud dapat disalurkan dengan baik, tepat waktu, dan tepat sasaran. "Sehingga bisa mengurangi risiko frustrasi pada siswa maupun orang tua dalam penyelenggaraan PJJ," ungkap Zainuddin.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya itu mengatakan, Mendikbud telah banyak mengeluarkan kebijakan dalam upaya menjamin layanan pendidikan tetap merata dan bermutu, meski dalam masa pandemi. Seperti penyediaan kurikulum darurat, upskilling dan reskilling guru dalam melaksanakan PJJ, di samping juga rencana melakukan digitalisasi sekolah.

Jangan sampai kebijakan Mendikbud yang sudah bagus tersebut tidak diikuti eksekusi yang bagus di lapangan. Menurutnya, kebijakannya yang bagus di pusat, tetapi jika di lapangan tidak terlaksana dengan baik maka program yang baik dan didukung anggaran yang besar pun bisa gagal memperbaiki layanan pendidikan.

Oleh karena itu, Mendikbud harus pantau ke bawah dan jamin policy-nya yang bagus diikuti eksekusi yang baik di lapangan. "Rumusnya hasil yang baik, good result, akan diraih dari good policy yang diikuti dengan good execution," tegasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

8 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

9 jam ago

Menang 38-23 atas Dharma Loka, SMP ICS Pekanbaru Tantang Al Azhar di Semifinal

SMP ICS Pekanbaru sukses mengamankan tiket semifinal Riau Pos-HSBL 2026 usai menundukkan SMP Dharma Loka…

9 jam ago

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Polresta Pekanbaru Bagikan 1.300 Masker N95 ke Pengendara

Satlantas Polresta Pekanbaru membagikan 1.300 masker N95 gratis di Jalan Diponegoro guna meminimalisir risiko ISPA…

10 jam ago

Kapolda Riau dan Ustaz Abdul Somad Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang

Kapolda Riau Herry Heryawan dan Ustaz Abdul Somad meresmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang untuk pendidikan…

10 jam ago

Wako Agung Tegaskan Dukungan untuk PSPS, Bidik Promosi ke Liga 1

Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan dukungan untuk PSPS dan mengajak suporter menjaga sportivitas demi target…

11 jam ago