Massa dari Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) saat menggelar aksi di depan KPK, Jakarta Selatan, Senin (7/10). Foto: Fathan Sinaga/JPNN.Com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Puluhan orang yang mengaku dari Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) menggelar aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (7/10). Massa MPD dalam aksinya menyuarakan penolakan atas wacana tentang penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK.
Sejumlah pengunjuk rasa dari massa MPD tampak tampil beda dalam aksi itu. Beberapa pedemo termasuk yang di mobil komando mengenakan topeng Joker.
Orator di atas mobil komando mengatakan, topeng badut itu adalah simbol untuk menertawakan kelucuan yang terjadi di KPK. Menurut Koordinator Aksi MPD Syahrul, ada oknum-oknum yang bertindak lucu karena mendorong Presiden Jokowi (Jokowi) mengeluarkan Perppu KPK.
"Tidak ada kegentingan untuk memaksa Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu KPK," kata Koordinator Aksi Syahrul.
Oleh karena itu, Syahrul menertawakan semua pihak yang menginginkan Jokowi mengeluarkan Perppu. "Ini dagelan yang sangat lucu, aneh," jelas dia.(tan/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…
Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…
Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…
Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…