Categories: Nasional

Pemerintah Siapkan 100 Pulau Jadi Kandidat Tempat Penyakit Menular

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Maraknya penyebaran virus corona disejumlah negara menjadi catatan penting bagi pemerintah Indonesia. Pemerintah menargetkan ke depan ada lokasi khusus untuk menangani penyakit menular. Bukan hanya corona, melainkan virus-virus lainnya.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, saat ini ada sekitar 100 pulau yang masuk dalam kandidat untuk menjadi lokasi karantina. Sehingga nantinya penanganan penyakit menular bisa terfokus di 1 wilayah dan tidak membuat masyarakat kaget.

“Ini untuk test, kita bicara urgensinya kayak apa, nanti kita bicarakan sifatnya masih brainstorming,” kata Terawan di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (7/2).

Kendati demikian, dalam rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD belum ada keputusan yang diambil untuk membuat lokasi khusus karantina tersebut. Pemerintah masih mengkaji sejumlah aspek mulai dari geopolitik, pertahanan, keamanan dan ekonomi sebelum membuat keputusan.

Sementara itu, Mahfud MD menilai, lokasi karantina tidak harus di pulau yang tak berpenghuni. Bisa saja di pulau yang sudah berpenduduk namun dibuat desain sedemikian rupa agar tidak membahayakan. Seperti yang sekarang diterapkan di Natuna kepada WNI yang dievakuasi dari Tiongkok.

“Banyak yang berpendapat sebenarnya tidak perlu ada di pulau tersendiri, bisa di pulau tersendiri, bisa di pulau yang sudah ada penduduknya,” terangnya.

Lebih lanjut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu meminta masyarakat tidak panik. Karena program ini ditujukan untuk tindakan antisipasi. Sedangkan WNI yang sekarang dikarantina di Natuna semuanya dipastikan dalam keadaan sehat. Tidak ada satupun yang terpapar virus korona. Hanya saja sesuai standar WHO, proses karantina harus dijalankan minimal 14 hari.

“Intinya kita sebenarnya sudah punya rumah sakit isolasi seperti itu di Jakarta, ada di RSPAD ada di belakang, kemudian di rumah sakit ada tiga kok, di Semarang satu di Jakarta dua. Itu sudah ada dan itu tidak masalah,” pungkas Mahfud.

Sumber: Jawapos.com
Editor :Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

1 jam ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

4 jam ago

Dukung BRK Syariah, Pemprov Riau Terapkan Aturan Wajib bagi Investor

Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…

4 jam ago

Revitalisasi Lamban, Pedagang Harap Pasar Bawah Beroperasi Jelang Ramadan

Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…

4 jam ago

Sumbang 4 Medali ASEAN Para Games, Pendidikan Atlet Difabel Digratiskan Pemkab Rohul

Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…

5 jam ago

Cegah Abrasi Sungai Indragiri, Mahasiswa ITB-I Tanam 100 Pohon

Mahasiswa ITB-I bersama Forkopimda Inhu menanam 100 pohon di bantaran Sungai Indragiri sebagai upaya mencegah…

1 hari ago