Categories: Nasional

Minim Anggaran, Daerah Harus Lobi Pusat

BANGKINANG, (RIAUPOS.CO) – Kabupaten Kampar menghadapi masalah pengurangan APBD. Hampir setiap tahun, sejak beberapa tahun terakhir, terus terkoreksi. Salah satu dampaknya, pembenahan infrastruktur pendidikan seperti sekolah melambat. Dana hibah dari pusat juga tidak maksimal, hingga perbaikan sekolah sangat lambat.

 Anggota DPR RI Syahrul Aidi menyebutkan, ada banyak peluang Kampar mendapatkan bantua pusat untuk saranan dan prasarana sekolah. Namun itu perlu usaha satuan kerja terkait. Harus ada langkah-langkah yang terencana untuk mendapatkan anggaran dari pusat tersebut."Anggaran dari pusat untuk sekolah tidak layak, kalau kita betul-betul mau berusaha, bisa sebenarnya. Beberapa daerah mengaku selama ini mereka selalu usulkan itu tapi mentok. Saya sebagai wakil rakyat dari Kampar siap memperjuangkan itu, namun tentu harus ada usaha yang pro aktif dari pemerintah daerah," kata Syahrul.  

 Syahrul menyebutkan, dirinya siap memperjuangkan aspirasi dari daerah, apalagi kaitannya adalah infrastruktur, karena memang berada di komisinya. Beberapa bulan dilantik menjadi anggota DPR RI bahkan Syahrul mengaku sudah melakukan pertemuan dengan seluruh kepala Dinas PU di Riau. Hal itu baru pertama kalinya digelar. Dari sanalah Syahrul mendapati banyak usulan dari Riau mentok ketika sampai di pusat.

Dirinya yakin, bila mau berusaha anggaran dari pusat itu akan dapat. Karena jumlah kegiatan di kementrian itu cukup banyak. Syahrul menyebutkan, dirinya sudah membuktikan hal itu. Dirinya mencontohkan soal program air bersih, usulan yang sudah dikabulkan dan mulai berjalan pada tahun depan .

"Kalau kita buat program di Kampar tak ada daerah kekeringan, kita bisa. Misalnya di Desa Sukaramai, Tapung Hulu itu diusulkan program penyediaan air bersih ini. Di sana, kalau musim kemarau sampai harus beli air sampai Rp1 juta per satu keluarga. In sya Allah, 2022 lewat Balai Sumber Daya Air dan Balai Cipta Karya, program ini akan dimulai," sebut Syahrul.(end)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

4 jam ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

4 jam ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

4 jam ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

4 jam ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

8 jam ago

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

1 hari ago