MOSKOW (RIAUPOS.CO) – Polisi Rusia menggerebek kantor Yayasan Antikorupsi milik Alexei Navalny di Moskow, Kamis (5/11/2020). Juru sita negara menyatakan, penyelidikan kriminal telah dibuka terhadap direktur LSM itu.
Navalny dikenal karena berbagai kritik pedasnya terhadap Kremlin. Kini, pria itu sedang menjalani proses pemulihan di Jerman setelah diduga keracunan saraf novichok yang diduga dilakukan polisi rahasia Rusia.
Lewat media sosialnya, Navalny mengunggah gambar aparat penegak hukum Rusia sedang berada di kantor Yayasan Antikorupsi di Kota Moskow.
Sementara, kantor berita RIA dengan mengutip juru sita melaporkan bahwa penggerebekan itu terkait dengan kasus pidana yang menyeret Ivan Zhdanov, Direktur Yayasan Antikorupsi.
Zhdanov disebut-sebut gagal melaksanakan perintah pengadilan, merujuk pada pembayaran gugatan perdata yang melibatkan yayasan yang didirikan Navalny itu.
Pada bulan lalu, pengadilan di Moskow memerintahkan Yayasan Antikorupsi Navalny dan pendukungnya, Lyubov Sobol, masing-masing membayar 29 juta rubel (Rp5,35 miliar) karena memfitnah perusahaan katering sekolah Moskow.
Navalny menganggap tuduhan itu serta penggerebekan oleh polisi Rusia di kantor LSM-nya sebagai bagian dari kampanye terkoordinasi Kremlin yang bertujuan untuk melumpuhkan kegiatan sang aktivis dan rekan-rekannya dalam mengawasi pemerintah. Akan tetapi, otoritas Rusia membantah tuduhan tersebut.
Sumber: AFP/News/Mirror/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Sebanyak 85.425 kendaraan di Kuansing tercatat menunggak pajak dengan total Rp20,7 miliar. Pemilik kendaraan diminta…
Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru mencapai 60 persen meski ditargetkan selesai 2025. Wako minta maaf…
Jukir liar diduga meminta tarif parkir Rp15 ribu di Jalan Sudirman Pekanbaru. Dishub turun tangan…
Sebanyak 77 peserta mengikuti uji kompetensi seleksi kepala sekolah TK, SD, dan SMP Negeri di…
Riau Bershalawat bersama Habib Syech digelar Senin malam di Masjid Raya Annur Pekanbaru. Masyarakat dan…
Harga BBM non-subsidi Pertamina turun mulai 1 Agustus 2026. Pertamax Turbo, Pertamax, dan Pertamax Green…