Categories: Nasional

Plasma Darah Tidak Boleh Diperjualbelikan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Plasma darah atau konvalesen pasien corona (Covid-19) yang kini sedang diuji untuk menjadi salah satu terapi bagi pasien dengan gejala berat tidak boleh diperjualbelikan. Hal ini ditegaskan Tim Peneliti Plasma Konvalesen Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)/Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr  Elida Marpaung, M Biomed.

“Seperti transfusi pada umumnya bahwa memang darah manusia itu tidak boleh diperjualbelikan,” kata Elida Marpaung dalam diskusi daring yang diselenggarakan oleh Indonesian Clinical Training and Education Center (ICTEC) dan Bagian Penelitian RSCM-FKUI di Jakarta, Selasa (5/5).

Peraturan yang sekarang ada untuk proses transfusi darah, kata dokter dari Unit Pelayanan Transfusi Darah (UPTD) RSCM itu, juga berlaku untuk plasma darah, yaitu yang digantikan oleh pasien adalah biaya pengolahan darah, meski hal itu tidak berlaku untuk penelitian.

Terapi plasma darah adalah jenis terapi yang ditujukan untuk pasien Covid-19 dengan gejala berat. Metode yang dilakukan untuk terapi ini adalah dengan mengambil plasma konvalesen dari pasien positif korona yang sudah dinyatakan sembuh selama empat pekan.

Plasma dari darah tersebut akan ditransfusi ke pasien dengan gejala berat dengan tujuan antibodi dalam plasma akan bekerja membantu menetralisasi virus yang ada di dalam tubuh. Dia menegaskan bahwa donor yang diterima adalah yang diberikan secara sukarela.  Dalam rangka penelitian terapi plasma darah, yang sekarang tengah dilakukan di Indonesia, pasien penerima terapi juga tidak akan dibebankan apapun.

Sebelumnya Tim Peneliti Plasma Konvalesen RSCM/FKUI tengah mengumpulkan pasien Covid-19 yang sudah sembuh untuk secara sukarela menyerahkan plasma darah yang akan digunakan untuk mengobati pasien dengan gejala berat. Untuk menjadi pendonor, sukarelawan harus menyertakan beberapa protokol kesehatan seperti melakukan swab Covid-19 dan dinyatakan negatif.(das)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

13 jam ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

13 jam ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

14 jam ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

14 jam ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

17 jam ago

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

1 hari ago