Categories: Nasional

Diet Flexitarian, Tak Menyiksa Tubuh Justru Lebih Sehat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sebagian orang memilih melakukan diet ekstrem untuk mengurangi berat badan. Jika Anda berniat diet, tak ada salahnya mencoba diet Flexitarian, yang mengutamakan buah dan sayuran sebagai menu utamanya.

Dalam webinar bertema ‘Flexitarian: Sustaining the Healthy Habits with Real Food’ bersama Re.juve baru-baru ini, CEO dan Presiden Direktur Re.juve mengingatkan kewaspadaan masyarakat akan dampak pola makan yang tidak teratur selama pandemi. Mulai banyak riset yang mengaitkan data kenaikan berat badan signifikan pada masyarakat akibat berkurangnya aktivitas luar ruang, meningkatnya level stres, dan pola makan kurang terjaga selama masa pandemi.

“Fenomena ini tentunya menjadi alarm bagi kita, karena kombinasi dari ketiga hal tadi dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti obesitas serta penyakit degeneratif lainnya. Maka penting menjaga asupan nutrisi seimbang, memperhatikan aktivitas fisik, serta mengelola stres dengan baik agar terhindar dari berbagai macam penyakit,” ujarnya.

Tren pola makan sehat terus berkembang dan semakin banyak pilihannya. Dier flexitarian fokus pada konsumsi buah dan sayur tanpa betul-betul menghilangkan konsumsi protein hewani, karbohidrat, dan nutrisi tambahan lainnya.

Konsultan Gizi dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes, meyakinkan bahwa diet ini pasti mudah dilakukan masyarakat. Dia menyesalkan masih ada lebih dari 90 persen masyarakat yang kurang mengonsumsi sayur dan buah.

“Melahap karbohidrat dan protein saja dapat mengakibatkan risiko avitaminosis atau kekurangan gizi yang tinggi. Padahal, tubuh kita juga memerlukan berbagai kandungan vitamin dan mineral yang hanya bisa didapat dari sayur dan buah untuk menjaga fungsi organ dan daya tahan tubuh,” kata dr. Rita.

Menurutnya, masyarakat harus lebih cermat dalam memilih pola makan yang lebih sehat namun fleksibel. Tujuannya, agar masyarakat dapat mendapatkan manfaat terbaik dari jenis pola makan yang dipilih tanpa khawatir kekurangan nutrisi dan energi.

“Sebanyak 93,6 persen masyarakat Indonesia belum mengonsumsi sayur dan buah setiap harinya dalam porsi yang cukup untuk tubuh. Di sini, metode flexitarian bisa menjadi pilihan yang
tergolong cukup mudah untuk diadopsi oleh orang-orang yang baru memulai menerapkan gaya hidup sehat dan berkelanjutan. Dengan konsisten mengonsumsi buah dan sayur sebagai porsi utama setiap harinya, masyarakat dapat merasakan berbagai manfaat baik dari metode ini,” paparnya.

National Center for Biotechnology Information juga mengungkapkan bahwa salah satu manfaat flexitarian adalah berkurangnya risiko berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit jantung hingga 32 persen. Serta turunnya berat badan secara stabil dan konsisten, dan bertahannya kemampuan memori.

Meskipun sayur dan buah wajib menjadi menu harian saat menerapkan metode flexitarian, namun masa simpannya yang kurang tahan lama masih menjadi tantangan tersendiri. Salah satu
solusinya adalah mengombinasikan pembelian buah dan sayur segar dan organik dengan cold-pressed juice.

“Teknik cold-pressed sendiri terbukti dapat mencegah terpaparnya buah dan sayur dari panas dan oksidasi. Saya yakin ini pasti mudah dibanding diet ekstrem lainnya,” tutupnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

21 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago