WASHINGTON (RIAUPOS.CO) – Persaingan memperebutkan jabatan Presiden AS 2020-2024 semakin panas. Wisconsin menjadi salah satu negara bagian yang menjadi arena kunci untuk meraih kemenangan.
Suara untuk Donald Trump dan Joe Biden di Wisconsin yang memiliki 10 suara elektoral terpaut tipis. Biden sejauh ini unggul dengan porsi 49,6 persen sementara Trump 48,9 persen dengan suara yang sudah dihitung 95 persen.
Manajer Kampanye Trump, Bill Stepien, mendesak agar proses penghitungan di Wisconsin diulang. Dia khawatir dengan kredibilitas perhitungan di negara bagian tengah Amerika tersebut.
"Ada sejumlah laporan soal kejanggalan perhitungan di beberapa kota di Wisconsin yang cukup serius sehingga memengaruhi validitas hasil," katanya dilansir AFP, Kamis (5/11/2020).
Trump, kata Stepien, telah memerintahkan agar proses perhitungan diulang. Apalagi, kata dia, persaingan suara di Wisconsin sangat ketat, sehingga bisa berdampak pada keseluruhan hasil Pilpres yang menggunakan sistem elektoral.
Saat menggelar pidato di Gedung Putih siang waktu AS, Trump mengklaim dirinya memenangi Pilpres meski hasil resmi belum keluar. Dia siap membawanya ke Mahkamah Agung jika dirinya kalah.
"Kami sudah memenangi Pilpres. Ini adalah kecurangan terhadap rakyat Amerika," kata kandidat dari Partai Republik itu.
Sumber: AFP/News/USA Today
Editor: Hary B Koriun
Capella Honda Riau menghadirkan Gebyar Musim Ganti Oli di awal 2026 dengan berbagai paket servis…
LG StanbyME 2 resmi hadir di Indonesia dengan layar lepas-pasang, resolusi QHD, dan dukungan kendali…
Gerakan literasi digencarkan, tetapi nasib sastrawan masih terpinggirkan. Artikel ini mengulas pentingnya peran negara memanusiakan…
Jonatan Christie melaju ke final India Open 2026 setelah menaklukkan Loh Kean Yew lewat laga…
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menghadiri Isra Mikraj di Masjid Al Kautsar sekaligus menyerahkan bantuan…
Ruas Jalan Teluk Kuantan–Cerenti amblas sepanjang 20 meter di kawasan Pasar Cerenti. Pengendara diminta waspada,…