Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta bersalaman dengan Presiden RI Jokowi menyerahkan sertifikat TORA kepada rakyat Kalimantan Barat di Taman Digulis Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (5/9/2019). (Dok Humas MPR)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) mendapat apresiasi dari Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang (OSO). Pasalnya, program pemerintah Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi-JK) itu sangat dibutuhkan rakyat.
“Saya lihat program pemerintah ini membuat rakyat sangat antusias menyambutnya, spontan, tidak ada rekayasa. Program ini sangat saya apresiasi dan dukung,” ujar OSO usai mendampingi Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat TORA kepada rakyat Kalimantan Barat, di Taman Digulis Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (5/9).
Tokoh masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) ini juga sangat gembira sebab Presiden secara langsung menyerahan sertifikat dalam program TORA kepada masyarakat.
“Intinya ini program bagus. Saya harap ke depan tidak ada lagi masyarakat kesulitan memperoleh sertifikat tanah sebab Presiden sendiri tegas menyatakan bahwa jika ada yang belum dapat (sertifikat) segera didapatkan sesuai instruksi Presiden,” ucapnya.
Salah seorang penerima sertifikat redistribusi tanah seorang petani asal Kabupaten Sambas Rusdy mengungkapkan kegembiraannya usai menerima sertifikat. “Sudah sejak lama saya mendambakan memiliki lahan sendiri dan baru kesampaian sekarang,” ujarnya.
Rusdy sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat, pemerintah provinsi serta tokoh masyarakat Kalimantan Barat seperti Oesman Sapta kepada rakyat kecil. “Semoga ke depan rakyat Indonesia akan lebih sejahtera,” tandasnya.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…