Plt Dirut PT PLN Sripeni Inten Cahyani. (foto/JPNN.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Plt Dirut PT PLN Sripeni Inten Cahyani tidak mau berspekulasi, mengaitkan peristiwa blackout atau listrik padam di daerah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten, Minggu (4/8), dengan urusan politik. Dia menyebut pemadaman setrum ini murni urusan teknis di lapangan.
“Tentunya tidak. Ini murni masalah berkaitan dengan teknis,” ucap Sripeni ditemui di kantor PLN Pusat Pengatur Beban (P2B) Gandul, Depok, Jawa Barat, Minggu.
Dia pun menyanggah peristiwa listrik padam selama 10 jam itu merupakan upaya sabotase. Dengan tujuan untuk mendongkelnya dari posisi Plt Dirut PT PLN yang baru dijabat dua hari.
“Kami enggak melihat ini adanya satu yang bersifat politis atau sabotase. Kami katakan pada hari ini, tidak,” ungkap dia singkat.
Hingga saat ini, PT PLN belum menyimpulkan penyebab dari pemadaman setrum di beberapa wilayah pada Minggu ini.
Sesuai rencana, kata Sripeni, PT PLN akan menunjuk tim investigasi independen demi menyelidiki penyebab pemadaman setrum.
Menurut dia, kejadian pemadaman setrum memiliki dampak besar bagi masyarakat luas. Karena itu proses pengusutan harus objektif dengan melibatkan tim investigasi independen.
“Kami akan menunjuk tim independen untuk melakukan investigasi. Sebab kenapa? Kalau diketahui, listrik yang padam ini kan dampaknya luar biasa,” ucap Sripeni. (mg10)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Capella Honda Riau menghadirkan Gebyar Musim Ganti Oli di awal 2026 dengan berbagai paket servis…
LG StanbyME 2 resmi hadir di Indonesia dengan layar lepas-pasang, resolusi QHD, dan dukungan kendali…
Gerakan literasi digencarkan, tetapi nasib sastrawan masih terpinggirkan. Artikel ini mengulas pentingnya peran negara memanusiakan…
Jonatan Christie melaju ke final India Open 2026 setelah menaklukkan Loh Kean Yew lewat laga…
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menghadiri Isra Mikraj di Masjid Al Kautsar sekaligus menyerahkan bantuan…
Ruas Jalan Teluk Kuantan–Cerenti amblas sepanjang 20 meter di kawasan Pasar Cerenti. Pengendara diminta waspada,…