Categories: Nasional

Petani Karet Tolak Bantuan Pusat

MERANTI (RIAUPOS.CO) — Petani karet asal Kabupaten Kepulauan Meranti berbondong-bondong menolak bantuan pemerintah pusat melalui program replanting. Padahal, dari total  20.701 hektare luas perkebunan karet di Kepulauan Meranti, 80 persen di antaranya sudah  tidak produktif. 

Kepala Dinas Perkebunan dan Holtikultura Kepulauan Meranti, Tengku Efendi kepada Riau Pos, Ahad (4/8)  mengatakan, program itu mesti dilaksanakan mengingat hanya 20 persen total kebun karet di daerah tersebut yang produktif.

“Jadi untuk memaksimalkan produksi karet di Meranti, kita telah menerima bantuan dari program replanting dari pemerintah pusat seluas 200 hektar tahun ini,” ujarnya.

Namun untuk melaksanakan program tersebut, banyak petani  daerah ini tidak mau tanaman karetnya diremajakan. Alasannya tidak memiliki penghasilan lain saat peremajaan berlangsung.

Untuk mengurai masalah itu, ia mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat untuk melakukan pendekatan dalam memberikan pemahaman kepada penerima.

“Ini yang masih menjadi persoalan kita untuk memaksimalkan program peremajaan. Agar bisa berjalan tentunya membutuhkan bantuan dari seluruh kades dan camat,” sebutnya.

Selain itu ia juga akan berupaya menyelaraskan program replanting dengan program produk hortikultura, sehingga bisa menjadi solusi bagi petani agar tetap bisa mendapatkan penghasilan selain kebun  karet yang mereka nantikan.

“Jadi, seluruh kelompok tani yang mendapatkan program replanting juga akan mendapatkan program tanaman jenis hortikultura yang masa panennya hanya tiga sampai empat bulan saja. Sambil menunggu bibit karet membesar hingga menghasilkan, petani tetap bisa mendapatkan penghasilan dari produk hortikultura seperti lengkuas, jahe dan lainnya,” ujarnya.

Kepala Bidang Perkebunan, Syafril menyebutkan program replanting karet setiap tahunnya dialokasikan pemerintah pusat, termasuk juga program perluasan.(*4)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

2 hari ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

2 hari ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

5 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

6 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

6 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

6 hari ago