OPD Tingkatkan Pengelolaan BMDÂ
ROHUL (RIAUPOS.CO) — Pengelolaan Aset atau Barang Milik Daerah (BMD) setiap tahunnya menjadi perhatian serius oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul).
Untuk meningkat kinerja dalam pengelolaan aset daerah dan terinventarisirnya barang milik Negara, Badan Pengelolaan Kuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Rohul, Selasa (29/10) lalu telah melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan aset atau barang milik daerah dengan pesertanya pengelola barang dan aset di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Rohul.
Kepala BPKAD Rohul Suharman SP didampingi Kepala Bidang Aset Ayatullah SSos kepada wartawan, Jumat (1/11) menjelaskan, Bimtek pengelolaan aset yang dilaksanakan tersebut, untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman dalam pengelolaan Barang dan aset yang ada di masing-masing OPD di lingkungan Pemkab Rohul.
Selain memberikan pengetahuan kepada pengurus barang di setiap OPD dalam menginventarisasi dan membuat laporan aset atau barang milik daerah sesuai dengan peraturan perunndang-undangan yang berlaki, lanjutnya, juga penyeragamaan langkah dan tindakan dalam pengelolaan aset atau barang milik daerah.
Dijelaskannya, pelaksanaan Bimtek Pengelolaan Barang dan Aset kemarin, pesertanya 60 orang, yang terdiri dari pengurus barang dari OPD dan kecamatan dilingkungan Pemkab Rohul.
"Kita berharap pengelolaan barang milik daerah di masing-masing OPD Rohul, harus dikelola dengan baik dan benar sehingga nanti mungkin menghasilkan laporan juga yang baik dan benar, sehingga dari pelaksanaan audit LKPD nantinya akan mendapatkan opini WTP dari BPK RI," katanya.
Disebutkannya, pelaksanaan Bimtek kepada Pengurus Barang dilakukan, agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara efisien, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan mulai dari proses perencanaan, pengadaan, penatausahaan, pemeliharaan dan penghapusan.
Sehingga nilai aset yang dilaporkan dapat dipertanggungjawabkan dan ditelusuri baik keberadaan maupun nilai dari barang milik daerah tersebut, sehingga diharapkan neraca aset yang ditampilkan dapat diyakini kewajarannya.
"Dalam inventarisasi barang milik daerah, OPD lakukan pendataan, pencatatan, pelaporan hasil pendataan aset, dan mendokumentasikannya baik aset berwujud maupun aset tidak berwujud pada suatu waktu tertentu," ujarnya.(adv)
Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…
Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…
Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…
Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…
Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…
PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…