Rara dan Lala telah janjian untuk pergi ke toko membeli buku. Tepatnya buku diskonan. Pukul 10.00 WIB mereka pun sampai di toko buku lalu memilih seabrek buku, termasuk novel.
Sebenarnya, Lala tak biasa untuk berburu buku bersama. Katanya, untuk menjaga privasi dari pilihan buku yang dibeli. Apalagi jika berkaitan dengan fiksi roman. Paling anti jika yang lain tahu.
Namun, sepandai-pandainya tupai melompat bakal jatuh juga. Di hari itu juga, ia tertangkap basah mengambil novel roman.
"Cie…, bisa juga elu baca novel roman. Biasanya yang dibeli selalu berkaitan dengan sejarah,” cemeeh Rara sambil melanjutkan, “Udah ambil aja! Ga usah gengsi baca novel bucin alias budak cinta".
"Alamak! Pakai ketahuan segala sama Rara lagi," kata Lala dalam hati.
Kemudian, Lal berbisik ke Rara agar tidak memberitahu ke teman-teman yang lain.
Rara pun mengiyakan dengan isyarat mengangguk dan tersenyum meledek. Setelah sejam obrak-abrik buku, keduanya pun ke kasir untuk membayar. Lalu pergi mencari makan sarapan rangkap makan siang.(sof)
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…
Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…
Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…
Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…