Categories: Nasional

Perawatan SBY Didampingi Dokter Kepresidenan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) –Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat juga Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didiagnosa mengidap kanker prostat stadium awal.

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini mengatakan, Istana menyampaikan doa untuk kesembuhan SBY dari penyakit yang dideritanya tersebut.

”Kami menyampaikan doa untuk kesembuhan Presiden SBY, syafakallah. Semoga Allah selalu menyertai beliau dengan kebahagiaan dan keberkahan,” ujar Faldo kepada wartawan, Rabu (3/11/2021).

Faldo mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meminta keterlibatan Tim Dokter Kepresidenan ikut menangani SBY. Hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 7/1978.

”Dalam Undang-Undang Nomor 7/1978, semuanya sudah diatur. Baik itu presiden maupun mantan presiden beserta keluarganya,” kata Faldo.

Kemudian dalam Peraturan Presiden Nomor 36/2014 tentang Dokter Kepresidenan juga dijelaskan hak-hak mantan kepala negara. Oleh sebab itu, menurut Faldo, adanya Tim Dokter Kepresidenan yang mendampingi Presiden ke-6 SBY telah diamanatkan UU.

”Dalam Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2014 tentang Dokter Kepresidenan juga disampaikan hak-hak mantan presiden. Jadi, masalah ini memang sudah diamanahkan,” papar Faldo.

”Dalam aturan mengenai dokter kepresidenan, diperbolehkan untuk membentuk tim yang menangani masalah-masalah spesifik kesehatan kepala negara dan mantan kepala negara,” tambah dia.

Namun demikian, politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu belum bisa menjelaskan detail mengenai Tim Dokter Kepresidenan yang mendampingi SBY tersebut.

”Nanti dijelaskan oleh dokter yang berwenang. Masalah seintensif apa penangan dan sespesifik apa penyakitnya, dokter yang lebih berwenang menjelaskan. Sejauh ini, komunikasi dokter kepresidenan dan pihak dokter di negara tujuan tempat berobat,” ungkap Faldo.

Sebelumnya, staf pribadi Presiden RI ke-6 SBY, Ossy Dermawan mengatakan, dalam waktu dekat SBY akan melakukan medical check-up dan treatment di luar negeri. Hal tersebut dilakukan lantaran SBY didiagnosis mengalami kanker prostat. Sehingga secepatnya mendapatkan perawatan dari dokter.

”Bapak SBY dalam waktu dekat akan melakukan medical check-up dan treatment di luar negeri. Sesuai dengan diagnosa dari tim dokter, Bapak SBY mengalami kanker prostat (prostate cancer),” terang Ossy.

Ossy mengatakan, berdasar hasil pemeriksaan baik melalui metode MRI, biopsi, positron emission tomography (PET) specific membrane antigen (SMA) scan dan pemeriksaan yang lain, kanker prostat yang diderita SBY masih berada dalam stadium awal.

Sementara itu, Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan menuturkan, SBY akan menjalani perawatan di rumah sakit khsusus kanker di Amerika Serikat. Rencananya SBY menjalani perawatan kurang lebih 1,5 bulan di Negeri Paman Sam tersebut.

”Kondisi SBY saat ini baik-baik saja, namun penyakit kanker prostat tersebut perlu cepat mendapatkan penanganan,” ucap Syarief Hasan.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Erwan Sani

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

5 jam ago

Satu Tim dengan Sang Putra, Kebahagiaan Coach Suryo Dampingi Debut Alif di Firstman

Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…

5 jam ago

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

1 hari ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

1 hari ago

Truk Tonase Besar Kembali Marak di Jalan HR Soebrantas, Anggota DPRD Pekanbaru Roni Pasla Angkat Suara

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Pasla mendesak Dishub dan Polresta Pekanbaru bertindak tegas menertibkan…

1 hari ago

Total 683 Dapur Beroperasi di Riau, BGN Targetkan 1,5 Juta Penerima Manfaat

Badan Gizi Nasional meresmikan 87 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Riau untuk mendukung…

1 hari ago