Sering Sakit Perut Pertanda Anda Sedang Stres?
Penyakit tak melulu dipicu oleh kondisi fisik. Pikiran, khususnya yang negatif seperti stres, juga bisa memengaruhi kondisi fisik sehingga dapat menyebabkan terjadinya penyakit. Salah satu penyakit yang bahkan bisa terjadi akibat pikiran negatif adalah sakit perut.
Ya, sakit perut tak melulu terjadi akibat masalah pada lambung, usus, atau organ-organ saluran cerna lainnya. Kondisi tersebut juga bisa dicetuskan oleh pikiran negatif seperti stres, khususnya jika dibiarkan terjadi berkelanjutan.
Kaitan antara pikiran dan sakit perut
Menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, pada orang yang panik atau sedang menerima tekanan, kadar hormon stres dalam tubuhnya akan meningkat. Salah satu dampak dari kondisi itu adalah munculnya gangguan pada saluran cerna.
“Lalu, keadaan tersebut dapat memicu peningkatan asam lambung dan terjadinya sakit perut,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, panik dan stres juga menyebabkan ketegangan pada otot-otot perut. Jika otot perut menegang, organ dalam dan jaringan pada rongga perut juga ikut meregang. Alhasil, terjadinya sakit perut tak bisa dihindari lagi.
Kendati begitu, stres biasanya tidak berdiri sendiri dalam mencetuskan kondisi sakit perut. Ini artinya, stres akan memicu sakit perut, asam lambung naik, hingga iritasi usus yang cukup parah apabila sedari awal Anda sudah memiliki “bakat” penyakit tersebut. Misalnya, Anda kerap melakukan pola makan yang salah, mengalami infeksi di saluran cerna, atau rutin mengonsumsi obat yang dapat mengiritasi lambung.
Solusi agar pikiran tidak bikin sakit perut
Terlepas dari kemungkinan tersebut, Anda perlu tahu bahwa sekitar 60 persen penderita sindrom iritasi usus atau irritable bowel syndrome (IBS) memang memiliki gangguan psikologis. Usus penderita disebut-sebut sangat sensitif terhadap makanan tertentu dan rasa stres, sehingga kemungkinan terjadinya sakit perut cenderung tinggi.
Oleh sebab itu, penderita sindrom iritasi usus perlu mengelola pikirannya dengan baik supaya keluhan tidak mudah kambuh. Hal ini memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebab, masalah bisa datang kapan saja dan membuat pusing, tertekan, hingga stres berlebihan.
Walau begitu, Anda tetap harus berupaya untuk mengelola stres dengan baik agar tidak terjadi berlarut-larut, membuat saluran cerna semakin carut-marut dan mengalami perdarahan akut.
Akan lebih baik bila Anda mengonsultasikan masalah yang dialami pada dokter dan psikiater. Dengan ini, Anda akan mendapatkan penanganan yang tepat sasaran sehingga pikiran bisa tenang, stres menghilang, dan Anda tidak sering sakit perut.(NB/RVS/klikdokter)
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…
Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…
Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…
Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…
Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…