Categories: Nasional

Menteri LHK Paparkan Keberhasilan Indonesia dalam Konservasi Keanekaraman Hayati

Trondheim (RIAUPOS.CO) — Menteri LHK, Siti Nurbaya menyampaikan paparan tentang pengelolaan keanekaragaman hayati di Indonesia pada official opening of the 9th Trondheim Conference on Biodiversity di Hotel Scandic Lerkendal Trondheim Norwegia, Selasa, (2/7).
Acara pembukaan the 9th Trondheim Conference on Biodiversity diawali dengan sambutan selamat datang dari Wakil Walikota Trondheim, Ola Lund Relonen, dan dilanjutkan sambutan selamat datang dari Wakil Parlemen, Saami Parlement Hendrik Olsen. Selanjutnya berturut-turut sambutan pembukaan disampaikan oleh Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwagia, Ola Elvestuen, Wakil Menteri Lingkungan dan Pembanguan Berkelanjutan Colombia, Menteri LHK Siti Nurbaya dan Wakil Menteri Ekologi dan Lingkungan China.
Dalam paparannya Menteri Siti mengapresiasi Pemerintah Norwegia atas penyelenggaraan konferensi Trondheim ke-9 tentang Keanekaragaman Hayati yang luar biasa. Lebih lanjut dalam kesempatan tersebut Menteri Siti juga berbagi informasi dan pengalaman Indonesia dalam pengelolaan keanekaragaman hayati.
“Sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman hayati, Indonesia telah menunjuk 552 kawasan konservasi seluas 22 juta hektar. Selain itu, kami memiliki sekitar 29 juta hektar hutan lindung dan 0,7 juta hektar kawasan ekosistem penting (ekosistem esensial). Jika dijumlahkan, berarti lebih dari 51 juta hektar kawasan di Indonesia yang berstatus dilindungi atau lebih dari 28 persen dari  daratan Indonesia. Angka ini telah melampaui target global Aichi sebesar 17 persen,” ujar Menteri Siti.
Aichi target merupakan kesepakatan setiap negara yang meratifikasi Convention on Biological Diversity (CBD), di Indonesia yang meratifikasi CBD sejak 1994, Aichi target diterjemahkan menjadi Indonesian Biodiversity Strategi Action Plans (IBSAP). Salah satu target Indonesia di Aichi target adalah mempertahankan 11 persen kawasan dilindungi dan ekosistem demi mempertahankan keanekaragaman hayati. Aichi target dimulai sejak tahun 2015 dan akan berakhir ditahun 2020.
Menteri Siti pun menambahkan bahwa untuk kawasan konservasi laut, pada tahun 2018 Indonesia tercatat telah memiliki sekitar 20 juta hektar kawasan konservasi laut. Angka luasan kawasan ini melampaui target Aichi pada 2020.
Selanjutnya dijelaskan juga oleh Menteri Siti terkait konservasi pada tingkat spesies, Indonesia telah menetapkan target untuk memulihkan populasi 25 spesies yang terancam punah setidaknya 10 persen antara tahun 2013 dan 2019. Untuk kepentingan tersebut telah disusun peta jalan untuk mencapai target, serta membangun 272 lokasi pemantauan selama lima tahun terakhir. Salah satu hasil yang dicapai, misalnya, populasi Bali Myna (Leucopsar rothschildi) di Taman Nasional Bali Barat telah berhasil meningkat dari 31 individu pada 2015 menjadi 191 individu pada 2019. Contoh lain adalah kegiatan konservasi telah meningkatkan kepadatan Harimau Sumatra diempat taman nasional (Gunung Leuseur, Kerinci Seblat, Berbak Sembilang, dan Bukit Barisan Selatan) berkisar antara 0,07 hingga 1,24 pada tahun 2018 dibandingkan dengan data dasar tahun 2013.(ADV)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Libur Sekolah Makin Seru, Khas Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Menginap Mulai Juli

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…

18 jam ago

UAS Sempat Dihadang di Kutai Barat, Syahrul Aidi Minta Polisi Bertindak Proaktif

Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…

19 jam ago

Jangan Sampai Terlewat! Daftar Ulang SPMB SD Negeri Hanya Digelar Dua Hari

Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…

20 jam ago

Jabatan Pimpinan Tinggi di Meranti Akan Diisi Lewat Talent Management, Bukan Seleksi Terbuka

Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…

22 jam ago

Kesepakatan Tercapai, Kompensasi Korban Pencemaran Sungai Tapung Mulai Direalisasikan

Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…

1 hari ago

Jenguk Korban Dugaan Pengeroyokan, Kapolda Riau Pastikan Kasus Diusut Profesional

Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…

1 hari ago