Categories: Nasional

Produksi Sayur Mandiri lewat Tanaman Hidroponik

(RIAUPOS.CO) – Memanfaat lahan yang minim dengan model tanaman hidroponik kini mulai banyak dilakukan dan digemari oleh banyak kalangan. Yang hasil bisa dipanen dalam waktu singkat.

Seperti yang dilakukan oleh Persatuan Istri Anggota Polri, Bhayangkari, Daerah Riau, Cabang Kota Perkanbaru, Pengurus Ranting Payung Sekaki, yang memanfaatkan sedikit lahan perkantoran Polsek Payung Sekaki untuk dapat menanam dua jenis tanaman hidroponik, kangkung dan pakcoy.

Sebagaimana dalam konsep tanamnya, budidaya tanaman ini memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam, namun mesti ditempatkan di daerah yang banyak mendapatkan sinar matahari dan udara yang cukup. Lahannya hanya membuat seperti kotak.

Dijelaskan Ketua Ranting Polsek Payung Sekaki, Ny Reta Bayu Efendi, bahwa dengan memaksimalkan lahan yang minim di area perkantoran dapat menghasilkan sayur yang bisa dikonsumsi untuk anggota Polsek tersebut.

‘’Ini kami tanam tanaman hidroponik,’’ kata Reta mulai bercerita.

Budidaya tanaman hidroponik, ada banyak beberapa jenis yang biasa dilakukan, namun untuk yang saat ini dimaksimalkan ialah, sayur kangkung dan pakcoy.

‘’Ada pakcoy dan kangkung,’’ tambahnya lagi.

Mengapa hanya dua jenis sayuran itu? Dijelaskan Reta, karena keterbatasan lahan saja, itu pun memaksimalkan lahan parkir kantor.

‘’Program ini harus dilakukan, untuk mencukupi kebutuhan sayur. Nantinya sayur ini untuk dikomsumsi anggota Polsek Payung Sekaki sendiri,’’ ujarnya lagi.

Artinya, dengan lahan yang sedikit tetap bisa menjadi bermanfaat.

‘’Jadi walaupun  ada keterbatasan lahan yang minim, tapi tetap kami lakukan, dan ini menjadi program rutin kami. Di mana setiap bulannya dapat ditanam dan dipanen,’’ bebernya.

Seperti apa proses penanamannya? Dikatakan Reta lagi sangat mudah.

‘’Proses penanam sampai panen, 22 hari sudah bisa panen untuk sayur kangkung, dan untuk pakcoy sedikit lebih lama satu bulan, atau 35 hari baru bisa dipanen,’’ jelasnya pula.

Dari apa yang dilakukan ini, Reta menyampaikan, bahwa saat ini sedang menikmati panen perdana.

‘’Ini panen perdana, dan baru ini dilakukan di Polsek Payung Sekaki, hanya memanfaatkan lahan sedikit kita sudah bisa panen. Ke depannya ini bisa diberdayakan lagi,’’tuturnya.

Untuk sumber masalah disampaikan lagi tidak ada sama sekali, hanya saja saat di awal saja, karena ada proses semai, dan sangat bergantung pada kondisi cuaca.

‘’Untuk perawatan itu hanya terasa diawal, karena harus disemai dahulu. Semua tergantung sinar mataharinya, dan udara yang cukup akan membuat tanaman tumbuh baik,’’ pungkasnya.(naf/gus)

 

Laporan MUJAWAROH ANNAFI, Pekanbaru

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

23 jam ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

23 jam ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

24 jam ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

1 hari ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

2 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

2 hari ago