Categories: Nasional

Budidaya Kaktus Mini dari Rumah

(RIAUPOS.CO) – ERA pandemi Covid-19 tidak memutus kreativitas untuk berkarya. Seorang ibu rumah tangga di Pekanbaru, Annisa Nabila Putri (25) dengan gigih membudidayakan tumbuhan jenis kaktus mini untuk mengisi waktu luangnya. Tumbuhan bernama latin Cactaceae ini rupanya punya segudang manfaat untuk menyerap udara kotor dalam suatu ruangan.

Menurut Annisa, aktivitasnya tersebut telah dijalani selama masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga saat ini. ”Mengisi waktu luang, kita mengasah kemampuan dan hobi untuk memelihara tumbuhan jenis kaktus mini ini. Kaktus ini punya manfaat untuk menyerap udara kotor dalam ruangan, sehingga kualitas udara akan lebih baik,” kata Annisa kepada Riau Pos, Jumat (1/1).

Tanaman jenis kaktus mini ini tengah populer di kalangan masyarakat, bahkan jauh sebelum pandemi Covid-19. Kaktus jenis ini sering menghiasi ruangan mulai dari perkantoran hingga di rumah pribadi.

Bagi Annisa, tumbuhan tersebut telah membawa manfaat besar bagi dirinya. Sebab, dari penelusuran Riau Pos, kaktus adalah tumbuhan tipe crassulacean acid metabolism (CAM), hanya 5 persen tanaman yang menggunakan tipe ini dalam fotosintesis, tanaman famili crassulace memiliki sukulen atau jaringan penyimpan air.

Tipe CAM sangat berbeda dari tipe tumbuhan lainnya, karena mengambil karbon dioksida (CO2) pada malam hari, baru kemudian CO2 tersebut digunakan untuk fotosintesis pada siang harinya Yang uniknya, ternyata tanaman CAM tidak berebut oksigen dengan manusia pada malam hari. Tumbuhan ini bahkan mampu mengambil karbondioksida tersebut pada malam hari, dan itu artinya ia dapat membantu menyegarkan ruangan pada malam hari dengan mengurangi jumlah CO2.

Walaupun tidak menambah jumlah oksigen, namun, pengurangan CO2 pun sudah cukup untuk menyejukkan dan menyegarkan ruangan. ”Jadi itu juga yang saya pelajari dari berbagai sumber, dan ternyata benar, ini bisa jadi solusi bagi ruangan agar udaranya lebih segar,” paparnya.

Dijelaskan dia, bahwa dalam pembudidayaan tumbuhan kaktus mini tersebut tidak rumit dan menyita waktu yang terlalu lama. Sebab, hanya butuh perawatan menyiramnya saja, itu pun tidak dianjurkan apabila sering-sering. “Biasanya disiram dengan air secukupnya, bisa 3 atau 4 hari sekali,” ujarnya.

Meski cukup banyak membudidayakan kaktus mini tersebut, namun dirinya tidak menjadikannya ajang bisnis. Lantaran aktivitasnya tersebut hanya sebatas hobi. Di sisi lain, tumbuhan CAM diantaranya yang mudah didapat adalah nanas, bunga lili, dan kaktus. Dari ketiga tanaman itu, sepertinya yang paling wajar diletakkan di dalam kamar atau ruangan adalah kaktus. Dan perawatannya juga tidak terlalu rumit dan menyita waktu.(ali)

 

Laporan PANJI A SYUHADA, Pekanbaru

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

15 jam ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

17 jam ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

19 jam ago

Dukung BRK Syariah, Pemprov Riau Terapkan Aturan Wajib bagi Investor

Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…

20 jam ago

Revitalisasi Lamban, Pedagang Harap Pasar Bawah Beroperasi Jelang Ramadan

Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…

20 jam ago

Sumbang 4 Medali ASEAN Para Games, Pendidikan Atlet Difabel Digratiskan Pemkab Rohul

Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…

20 jam ago