positif-narkoba-medina-zein-direhabilitasi
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Penyidik telah rampung melakukan pemeriksaan tes rambut pengusaha Medina Zein. Hasilnya, yang bersangkutan belum menggunakan amfetmine. Sehingga, Medina Zein harus direhabilitasi karena terbukti menggunakan narkoba.
“Kita dalami, untuk memeriksa rambut yang bersangkutan di puslabfor polri. Sulit untuk ditemui, ini karena dia menggunakan amfetamine ini belum lama ya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Jumat (3/1/).
Menurut Yusri dari hasil tes itu, Medina akan menjalani rehabilitasi di Lemdikpol, Pasar Jumat, Jakarta Selatan. “Dan sudah kelaur hasi asesmennya. Jadi diputuskan untuk MZ hari ini kita bawa ke Lemdikpol untuk dilakuan rehabilitas,” ungkapnya seperti dikutip PojokSatu.id (Jawa Pos Group).
Medina Zein diamankan petugas kepolisian di salah satu rumah di bilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Sabtu, 28 Desember 2019. Penangkapan Medina Zein atas kasus narkoba ini diduga berkaitan dengan kasus Ibra Azhari yang beberapa hari sebelumnya juga diamankan petugas.
Kini polisi sudah resmi menaikkan status Medina Zein dari saksi menjadi tersangka. Dari hasil tes urine, dia diketahui menggunakan narkoba jenis ekstasi dan sabu. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk mencari informasi kemungkinan adanya orang lain yang juga diduga terlibat dalam kasus Ibra Azhari dan Medina Zein.
“Hasil tes urine dari yang bersangkutan memang positif menggunakan amphetamine, dan methamphetamine, jadi ekstasi dan juga sabu-sabu,” kata Kombes Yusri Yunus pada Senin (30/12).
Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com
Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…
Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…
Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…