Categories: Nasional

Bansos Rp21 Triliun Cair Bulan Ini

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen. Salah satunya dengan mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) pada Januari atau kuartal pertama 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan, bansos yang dicairkan pada bulan ini, antara lain, Program Keluarga Harapan dan Dana Desa. "Dalam sidang kabinet (Presiden Jokowi) meminta menteri menggunakan instrumen fiskal pada Januari atau kuartal 1 2020," katanya di Bursa Efek Indonesia kemarin (2/1).Pencairan dana bansos dinilai cocok lantaran memberikan dampak langsung ke masyarakat. Dengan demikian, anggaran APBN 2020 langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran bansos Rp102,9 triliun atau meningkat 3,3 persen dibandingkan realisasi bansos di APBN 2020. 

Secara terpisah, Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial (Kemensos) Muhammad Royani mengakui dana Program Keluarga Harapan cair lebih cepat dua minggu dari rencana semula. 

Tahun ini, alokasi dana bansos PKH mencapai Rp29 triliun yang akan dibagikan dalam empat tahap. Artinya, pada pertengahan Januari ini dicairkan dana PKH senilai Rp7,25 triliun. 

Selain PKH, dana desa juga akan dicairkan sejak awal tahun. Dana desa senilai Rp72 triliun rencananya dicairkan dalam empat tahap. Dengan demikian, pada Januari ini dana desa yang dicairkan mencapai 20 persen atau setara Rp14,5 triliun. 

Menurut Royani, bencana yang terjadi di awal tahun menjadi salah satu alasan percepatan penyaluran bantuan PKH ini. Sebab selama ini, PKH selalu disalurkan mengikuti jadwal yang ada, kecuali ada kondisi khusus. Yakni, setiap tiga bulan sekali di Januari, April, Juli, dan Oktober. "Bansos semakin cepat delivered, akan semakin baik bagi penerima manfaat untuk membantu meringankan beban pengeluaran yang bersangkutan," jelasnya. 

Pada tahun ini, PKH bakal disalurkan pada 10 juta keluarga penerima manfaat. Total bantuan yang disiapkan sebanyak Rp29 Triliun dengan jumlah dana bantuan yang berbeda-beda setiap keluarga. Ini bergantung pada komponen yang dimiliki oleh masing-masing keluarga penerima manfaat. "Komponennya seperti ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah tingkat SD, SMP, SMA, disabilitas berat, dan lansia," paparnya. 

Bantuan yang diberikan untuk keluarga miskin yang memiliki anak yang bersekolah di SD mencapai Rp900 ribu per orang per tahun. Sedangkan keluarga dengan disabilitas berat mendapatkan PKH sebesar Rp2,4 juta per orang per tahun. "Nah untuk tahun ini, ibu hamil dan anak usia dini naik dari Rp2,4 juta jadi Rp3 juta per tahun," jelas Royani.(dee/mia/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

21 jam ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

21 jam ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

3 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

4 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

4 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

4 hari ago