JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Satgas Tinombala masih berupaya mengejar kelompok teroris Mujahid Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. Pengejaran difokuskan di wilayah pegunungan Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Guna memaksimalkan pengejaran, Mabes Polri merilis foto Daftar Pencarian Orang (DPO) kelompok Al Kalora. Bagi masyarakat yang melihat keberadaan mereka maka bisa segera melapor ke aparat keamanan.
’’Sisa 11 orang DPO yang masih dikejar,’’ kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono kepada wartawan, Rabu (2/12).
Sebelumnya, kelompok teroris Mujahid Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora diduga telah melakukan pembantaian terhadap sebuah keluarga di Pegunungan Kebun, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Jumat (27/11) sekitar pukul 13.00 WITA. Dua orang dinyatakan tewas dalam peristiwa ini.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh Aco, warga Lembon Tongoa, Kabupaten Sigi. Aco mendapat informasi tersebut dari Ulin, salah satu anggota keluarga yang dibantai kelompok MIT.
Saat itu Ulin mengatakan jika ayahnya, Yasa dan suaminya, Pino menjadi korban pembunuhan kelompok MIT. Beberapa orang yang diduga kelompok MIT itu mendatangi rumah Ulin di Pegunungan Kebun sekitar pukul 09.00 WITA.
’’Beberapa OTK tersebut saat itu menyandera keluarganya dan terlihat telah melakukan pembunuhan terhadap Yase dan Pino,’’ kata Argo kepada wartawan, Sabtu (28/11).
Berdasarkan keterangan Ulin, ayah dan suaminya tewas dengan cara dipenggal kepalanya. Sedangkan ibunya terlihat hanya terluka namun masih hidup. Ulin kemudian lari menyelamatkan diri ke Desa Lembontongoa dan menyampaikan kejadian tersebut kepada saksi Aco.
Dalam peristiwa ini, 4 orang dipastikan meninggal dunia secara mengenaskan. Sedangkan 7 rumah dibakar oleh para pelaku yang diduga berjumlah 10 orang.
Berikut ini 11 DPO kelompok MIT pimpinan Ali Kalora (*)
1. Ali Ahmad alias Ali Kalora.
2. Qatar alias Farel alias Anas.
3. Askar alias Haid alias Pak Guru.
4. Abu Alim alias Ambon.
5. Nae alias Galuh alias Mukhlas.
6. Khairul alias Irul alias Aslan.
7. Jaka Ramadhan alias Krima alias Rama.
8. Akun alias Adam alias Musab alias Alvin Ashori.
9. Rukli.
10. Suhardin alias Hasan Pranata.
11. Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang.
Sumber : JawaPos.co
Editor : M Ali Nurman
Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…
Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…
Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…
Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…
Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…
PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…