Categories: Nasional

Konsumsi 7 Jenis Makanan ini Selama Hamil agar Bayi Tak Lahir Cacat

(RIAUPOS.CO) — Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi terjadinya cacat lahir pada bayi, salah satunya adalah kurangnya asupan gizi. Untuk mencegahnya, ibu hamil harus memenuhi kebutuhan asupan nutrisi semasa kehamilan agar bayi tak lahir cacat.

Asupan gizi yang diperlukan demi mencegah cacat lahir pada bayi

Semua ibu pasti inginnya buah hati terlahir ke dunia dengan sehat dan selamat. Untuk memastikannya, ibu hamil harus memenuhi asupan gizi di bawah ini:

1. Asam folat

Asam folat mencegah terjadinya kerusakan pada otak dan sumsum tulang belakang (anencephaly dan spina bifida). Asam folat juga dapat menurunkan risiko kelahiran cacat seperti bimbing sumbing dan cacat jantung, serta mengurangi risiko preeklamsia.

Sumber asam folat dapat  ditemukan di dalam sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan sereal. Dosis yang dianjurkan untuk ibu hamil yaitu 400 mcg asam folat per hari.

2. Zat Besi

Zat besi dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah. Dosis yang dianjurkan adalah 27 mg per hari. Zat besi banyak terkandung pada sayuran hijau, kacang-kacangan, daging-dagingan, dan ikan.

3. Kalsium

Kalsium berperan dalam pembentukan tulang dan gigi bayi. Dosis yang dianjurkan adalah 1.000 mg kalsium per hari. Makanan yang mengandung kalsium seperti susu, tahu, tempe, kacang, ikan, dan keju.

4. Vitamin D

Vitamin D membantu dalam penyerapan kalsium yang berfungsi membantu pembentukan tulang dan gigi pada bayi. Vitamin D juga berfungsi dalam meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah preeklamsia. Dosis yang dianjurkan adalah 10 mcg per hari. Makanan yang mengandung vitamin D antara lain ikan salmon, tuna, kuning telur, dan susu.

5. Vitamin C

Vitamin C dibutuhkan dalam penyerapan zat besi dan sebagai antioksidan tubuh. Vitamin ini banyak terkandung dalam buah-buahan dan sayuran seperti jeruk, lemon, tomat, semangka, pepaya, stroberi, brokoli, dan kembang kol.

6. DHA/ Omega-3

Omega-3 diperlukan untuk pembentukan dan perkembangan otak, mata, dan sistem saraf bayi. Dosis yang dianjurkan adalah 300 mg DHA per hari. Makanan yang mengandung omega-3 meliputi ikan salmon, tuna, sarden, susu, daging, dan kacang-kacangan.

7. Kolin

Kolin merupakan zat penting dalam pembentukan sel-sel otak dan perkembangan kognitif bayi. Dosis yang disarankan adalah 450 gram per hari. Makanan yang mengandung kolin meliputi ikan salmon, susu, daging, dan kacang-kacangan.

Selain memenuhi nutrisi di atas, optimalkan dengan mengonsumsi susu kehamilan berkualitas yang tinggi akan zat besi, asam folat, kalsium, inulin, serta rendah sodium. Bila itu semua terpenuhi, maka kesehatan ibu hamil senantiasa terjaga dan tentunya agar bayi tak lahir cacat.(RN/ RH/klikdokter)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

12 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

12 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

13 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

13 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

13 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

13 jam ago