Categories: Nasional

Pencuri Bantuan Kemendikbud Sekolah Terpencil Ditangkap Polisi, 1 Orang DPO

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Peralatan multimedia SMP Negeri 8 Rupat yang merupakan bantuan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bagi sekolah terpencil di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis dicuri maling.

Pelaku pencurian bantuan program BOS Afirmasi untuk sekolah daerah terpencil itu berhasil dibekuk Polisi. Pelaku adalah pemuda berinisial D (20) warga Jalan Sultan Sarif Kasim, Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat.

"Hasil penyelidikan mengarah kepadanya. Kemudian dilakukan interogasi, dia mengakui perbuatan bersama temannya K yang kini jadi DPO Polisi," kata Kapolres Bengkalis, melalui Kapolsek Rupat, Iptu Syaidina Ali, Senin (2/11).

Pengakuannya kepada polisi, barang-barang tersebut disembunyikan dan sebagian telah dijual. Selanjutnya personel Polsek Rupat membawa tersangka ke tempat di mana disembunyikan barang hasil curian.

"Ditemukanlah 9 unit tablet merk Advan Tab 7, 1 unit laptop merk Lenovo dan 9 kotak tablet Merk advan Tab 7," jelas Ali.

Kapolsek menerangkan, kejadian bermula saat pelapor A selaku PNS di Rupat, Kabupaten Bengkalis, pada Mei lalu mendapatkan bantuan berupa uang sebesar Rp74 Juta yang diperuntukan pembelian tablet sebanyak 25 unit dan peralatan multimedia dari kemendikbud.

Lalu setelah datang barang yang dipesan, kemudian disimpan di rumahnya Jalan Masjid, Gg Sepakat, Kelurahan Batu Panjang dengan alasan di sekolah tidak ada penjaga dan trali baru terpasang bulan Oktober 2020.

"Pada bulan juli 2020 pihak sekolah rapat bersama wali siswa untuk membahas tentang pembelajaran jarak jauh di masa Copid-19 sekaligus ditawarkan kepada wali siswa berupa tablet sebanyak 25 unit untuk 66 siswa dengan syarat menjaga jangan sampai rusak, namun yang pinjam hanya 2 siswa saja," ujar Kapolsek.

Lantas dikarenakan tablet tersebut tidak banyak yang meminjam maka sisanya 23 unit dibawa kembali ke rumah pelapor.

Kemudian pada hari Rabu (28/10/2020) pelapor pulang ke rumah istrinya di Duri dengan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong namun terpasang CCTV yang bisa dipantau lewat HP.

"Pada Jum’at (30/10/2020) malam pelapor mengecek aplikasi CCTV yang terpasang di rumahnya tidak aktif, lalu meminta bantuan rekannya mengecek rumah. Pada hari Sabtunya, temannya menginfokan bahwa rumah pelapor dimasuki maling sambil menunjukan semua ruangan dan pada kamar depan sudah tidak terlihat lagi barang-barang berupa tablet dan lainnya," ungkapnya.

Atas kejadian itu, Polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan ditangkap D yang dicurigai sebagai pelaku. Atas perbuatan itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp47 juta.

"Pelaku dikenakan perkara pencurian Pasal 363 KUHPidana," ujar Kapolsek.

 

Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

FOTO :

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

3 jam ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

9 jam ago

Teras Lantai Enam Gedung Kejati Riau Terbakar, DPKP Pekanbaru Bawa Enam Mobil Pemadam

Kebakaran melanda teras lantai enam Gedung Kejati Riau akibat dugaan korsleting listrik, petugas DPKP Pekanbaru…

9 jam ago

Siap Rebut Trofi Kemenangan, SMA Kalam Kudus Pekanbaru Sambut Roadshow Honda DBL 2026

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…

23 jam ago

Jembatan Sarang Elang Kecil di Batang Peranap Roboh, Dinas PUPRPKP Inhu Cari Solusi Penanganan

Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…

23 jam ago

Pameran Budaya Internasional 2026 UIN Suska Riau Suguhkan Roti Canai Hingga Teh Tarik Khas Malaysia

Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…

23 jam ago