Categories: Nasional

Lima Parpol Sepakat Bentuk Pansus Jiwasraya

 

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Rencana membentuk panitia khusus (pansus) dalam kasus gagal bayar polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) semakin kencang. Sejumlah fraksi di DPR menilai perlu ada proses politik untuk mengetahui secara gamblang persoalan yang membelit Jiwasraya. Sudah ada lima fraksi yang sepakat membentuk pansus. Yakni, Fraksi Gerindra, PKS, Demokrat, Nasdem, dan PDI Perjuangan.

”Kami mendorong DPR bikin pansus. Ini penting agar semua terbuka,” kata Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon kepada Jawa Pos kemarin (1/1). Demokrat, jelas dia, termasuk yang setuju dengan keberadaan pansus Jiwasraya. Tujuannya, mencari solusi bersama atas persoalan keuangan yang membelit perusahaan pelat merah tersebut. ”Dibuka saja melalui pansus. Juga agar tidak saling menyalahkan masa lalu,” paparnya.

Disampaikan, pansus bisa dengan leluasa menggali keterangan sejumlah aktor. Baik di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Jokowi sekarang. Dia menyebut Sri Mulyani dan Bambang Brodjonegoro yang sama-sama menjabat menteri di era kedua pemerintahan itu. ”Daripada saling menyalahkan, bisa ditanyakan ke mereka,” imbuh Jansen.

Ketua Fraksi Nasdem di DPR Ahmad Ali juga setuju pansus Jiwasraya. Selain hukum, ujar dia, proses politik di parlemen juga perlu berjalan. ”Keberadaan pansus bisa membuka semua akar persoalan,” katanya. Termasuk mengurai sejak kapan PT Asuransi Jiwasraya bermasalah.

Ahmad Ali menyebut pengelolaan perusahaan asuransi milik pemerintah itu janggal. Sebab, selama beberapa tahun terakhir Jiwasraya cukup rajin mendapat berbagai penghargaan. Baik dalam hal kinerja keuangan maupun business plan. ”Tapi, kenyataannya kan bobrok, ini persoalannya di mana,” ujar politikus dari dapil Sulawesi Tengah itu.

PDI Perjuangan juga mendorong terbentuknya pansus. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Arif Wibowo mengatakan, kasus gagal bayar Jiwasraya telah menyedot perhatian publik. Karena itu, publik berhak tahu apa yang terjadi selama ini. ”Ini juga bisa membantu penyelesaian masalah,” ujar Arif.

Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan, wacana membentuk pansus Jiwasraya masih bersifat informal.

Editor: Deslina
Sumber: jawapos.com

 

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

2 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

2 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

2 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

2 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

2 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

2 hari ago