Ini Profil Singkat Hakim Jamaluddin yang Diduga Dibunuh Orang Dekat
MEDAN (RIAUPOS.CO) – Diketahui, Jamaluddin SH MH merupakan hakim karir di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Jamaluddin merupakan hakim pengadilan hubungan industrial (PHI). Namun, sesekali dia juga menyidangkan perkara pidana di PN Medan.
Dalam kasus pidana, Jamaluddin yang menjadi ketua majelis menyidangkan perkara narkotika jenis sabu seberat 20 kg. Saat ini perkaranya telah masuk pada proses penuntutan. Selain itu, Jamaluddin juga pernah menyidangkan perkara prostitusi, yang telah selesai diputus beberapa bulan lalu.
Dalam wawancara yang pernah di buat Sumut Pos, sebelum menjadi hakim di PN Medan, Jamaluddin memulai dari bawah. Diantaranya, sebagai pegawai kecil pada tahun 1990. Kemudian pada tahun 1992, dirinya diberi kesempatan oleh negara, untuk mengikuti sekolah pimpinan. “Pulang saya sekolah pimpinan, tahun 1994 saya diangkat menjadi panitera pengganti. Tahun 1996, saya diangkat jadi panitera muda pidana. Tahun 1998, saya ikut testing sebagai hakim, tahun 1999 saya lulus. Kemudian tahun 2002 saya diangkat menjadi hakim,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
Usai diangkat menjadi hakim, ia memutuskan kembali ke kampung halamannya di Siemuelue, Aceh. “Empat bulan saya menjadi hakim, bulan kelima saya diangkat Plt ketua selama dua bulan. Januari 2003, saya diangkat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Siemuelue.
Kemudian, pada tahun 2008, Jamaluddin dipindahkan ke PN Banda Aceh, lalu tahun 2009, dia dipindahkan ke PN Padang. “Desember 2015, saya dipindahkan ke PN Medan, hingga hari ini,” pungkasnya.
Sumber: Sumutpos.co
Editor: E Sulaiman
Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…
Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…
Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…
Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…