Categories: Nasional

Anggota DPRD Baru Berbondong-bondong Gadaikan SK

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sebagian anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) yang baru dilantik 14 Agustus lalu, menggadaikan surat keputusan (SK) penetapan di perbankan. Anggota DPRD Kotim mendapatkan pinjaman dana dengan modal SK penetapan yang diterbitkan Gubernur Kalteng tersebut. Tidak tanggung-tanggung, ada yang melakukan pinjaman dana hingga Rp800 juta.

Hasil pantauan Radar Sampit (Jawa Pos Group), satu pekan pascapelantikan, sejumlah wakil rakyat tampak sibuk menyiapkan berkas untuk mengajukan pinjaman dana. Mereka juga memboyong istri atau suami ke kantor bank.

Kebanyakan anggota dewan melakukan pinjaman dana ke Bank Kalteng, karena persyaratan lebih mudah. Bahkan bank milik pemerintah daerah itu mampu meminjamkan dana hingga Rp850 juta.

Kemudahan lainnya yakni agunan atau jaminan cukup dengan SK penetapan anggota dewan. Angsuran akan dilakukan selama masa jabatan anggota dewan, yakni lima tahun. Untuk nominal angsuran per bulan tergantung dari besaran pokok pinjaman.

"Kalau berapa besaran angsuran tergantung dari berapa pinjaman dan itu dibayar selama lima tahun ke depan," kata salah seorang anggota DPRD Kotim yang meminta namanya tidak disebutkan, dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group), Ahad (1/9). Menurutnya, pinjaman itu sebagai modal usaha.

"Apalagi kemarin biaya politik kami sangat tinggi, jadi harus ada usaha lain di luar supaya tidak hanya mengharapkan gaji di DPRD," kata dia.

Sementara itu, anggota DPRD Kotim Handoyo J Wibowo mengakui hal itu. Namun, kata dia, pinjaman uang di bank dengan jaminan SK bukanlah urusan kelembagaan, melainkan urusan perorangan.

"Saya dengar memang ada, tapi yang jelas pinjaman uang di bank bukan atas nama lembaga atau fraksi, tapi atas nama perorangan," kata Handoyo.

Begitu juga dengan anggota DPRD Kotim Syahbana yang membenarkan adanya anggota dewan yang menjaminkan SK penetapan untuk mendapatkan pinjaman bank.

"Memang infonya banyak juga yang pinjam, tapi untuk lebih jelasnya, saya tidak ada kapasitas menjelaskan itu," kata dia.

Secara terpisah, Kepala Bank Kalteng Sampit Tajudinoor mengakui adanya sejumlah anggota DPRD Kotawaringin Timur yang baru saja dilantik mengusulkan pinjaman dana di Bank Kalteng.

"Iya sudah ada. Angsurannya maksimal 60 persen dari gaji bulanan," kata dia.

Sumber : Jawapos.co
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

9 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

9 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

9 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

1 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

1 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

1 hari ago