JPO Tak Bertangga Dihibahkan ke Pemko
KOTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, pada awal tahun 2020 mendatang akan segera memasang tangga pada jembatan penyebrangan orang (JPO), yang ada di Jalan HR Soebrantas, tepatnya di depan MTC Giant. Pemasangan tangga tersebut dilakukan setelah JPO tersebut dihibahkan ke Pemko Pekanbaru.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru melalui Kepala Bidang Keselamatan Teknik Sarana dan Prasarana (KTSP) T Ardi Dwisasti mengatakan, untuk proses penyerahan aset melalui mekanisme hibah tersebut.
Saat ini pihak npengelola sedang membuatkan surat yang akan ditujukan kepada Dinas Perhubungan Pekanbaru.
"JPO tak bertangga dekat Giant itu akan dihibahkan ke Pemko Pekanbaru, kemarin sudah ketemu langsung sama pengelolanya. Untuk pemasangan tangga direncanakan pada awal tahun 2020, saat ini pengelola sedang membuat surat yang akan ditujukan ke dishub," katanya
Lebih lanjut dikatakannya, untuk anggaran pemasangan tangga JPO tersebut, tidak berasal dari Pemko Pekanbaru. Melainkan dari pihak ketiga yang akan mengelola JPO itu nanti.
"Nanti pihak ketiga yang memasang tangga JPO, cuma aset kan harus diserahkan dulu ke Pemerintah Kota Pekanbaru," jelasnya. Dengan diserahkannya JPO tak bertangga tersebut, hingga kini masih tersisa lima JPO yang belum dihibahkan ke Pemko Pekanbaru. JPO-JPO tersebut saat ini kondisinya juga dalam keadaan rusak, seperti JPO yang ada di Jalan Sudirman didekat Mal Pekanbaru yang tidak lagi beratap.(sol)
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…
Penjualan kambing kurban di Pekanbaru masih lesu saat Iduladha. Pedagang mengaku pembeli tahun ini menurun…
Bapenda Pekanbaru menggelar razia pajak kendaraan dan menemukan banyak kendaraan menunggak pajak hingga tiga tahun.
Pemprov Riau menetapkan Muhammad Haris sebagai Direktur PT SPR dan Sri Irianto sebagai komisaris melalui…