Categories: Pekanbaru

PKL Kembali Tempati Trotoar SSK Pekanbaru, Satpol PP Diminta Bertindak Tegas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terhadap pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Sultan Syarif Kasim (SSK) tampaknya belum membuahkan hasil yang berkelanjutan. Meski sempat ditertibkan oleh Satpol PP beberapa hari lalu, para pedagang kembali berjualan di kawasan yang sama, tak jauh dari Masjid Agung An-Nur.

Berdasarkan pantauan Riau Pos pada Ahad (29/6), para PKL tampak menempatkan meja dan kursi plastik di atas jalur pedestrian yang baru dibangun. Sementara gerobak makanan dan minuman diletakkan di bahu jalan. Akibatnya, ruang bagi pejalan kaki hilang, dan fungsi trotoar sebagai sarana umum pun tidak bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Tak hanya di Jalan SSK, kondisi serupa juga terlihat di ruas Jalan Diponegoro dan Jalan Sisingamangaraja. Aktivitas para pedagang di ruang publik ini membuat banyak warga merasa tidak nyaman, bahkan khawatir terhadap keselamatan.

Irvan (39), salah satu pejalan kaki, menyampaikan kekesalannya. Ia rutin berjalan kaki untuk berolahraga, namun kini merasa jalur pedestrian seakan bukan lagi milik publik.

“Ini bukan kawasan kuliner, tapi malah dijadikan tempat dagang. Kami sebagai pejalan kaki jadi harus berbagi ruang dengan kendaraan. Rasanya tidak aman,” ungkap Irvan.

Ia berharap Pemko Pekanbaru memberikan solusi yang adil bagi semua pihak. “Jangan hanya menindak lalu membiarkan mereka kembali. Harus ada penertiban yang tegas dan berkelanjutan, serta tempat relokasi yang layak bagi para PKL,” tambahnya.

Keluhan serupa datang dari Dwi Septian (32), seorang pengendara motor. Ia merasa keberadaan kursi dan gerobak di jalur pedestrian bisa menimbulkan risiko kecelakaan.

“Kalau motor atau mobil nyenggol pejalan kaki gara-gara akses sempit, siapa yang disalahkan? Kami sebagai pengguna jalan pun jadi korban,” tuturnya.

Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan penertiban terhadap PKL yang berjualan di kawasan tersebut.

“Kami tidak tinggal diam. Surat edaran sudah disampaikan dan penertiban sudah dilakukan. Tapi karena masih ada yang membandel, tindakan tegas akan terus kami lakukan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan fasilitas umum,” tegas Zulfahmi.

Pemko berjanji akan memberi perhatian serius terhadap persoalan ini agar kawasan tetap tertib dan aman bagi semua pihak.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Tampil Dominan di Final, Tim Putra SMA Darma Yudha Sabet Juara HSBL 2026 Pekanbaru Series

Tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series…

4 jam ago

Polda Riau Sosialisasi Uji Kompetensi Satpam dan Luncurkan Layanan KTA Keliling

Ditbinmas Polda Riau menggelar sosialisasi Uji Kompetensi Satpam sekaligus meresmikan inovasi pelayanan Perpanjangan KTA Satpam…

5 jam ago

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

1 hari ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

1 hari ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

1 hari ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

2 hari ago