Categories: Pekanbaru

Asesmen Menunggu Persetujuan KASN

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pelaksanaan seleksi terbuka jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bakal direalisasikan dalam waktu dekat. Pasalnya, Pemprov tengah menunggu persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk menggelar lelang jabatan esselon II.

Adanya rencana lelang jabatan tersebut sudah berhembus sejak lama. Seleksi ini juga dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih kosong. Di antaranya Kepala Badan Perencaanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepala Badan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Lalu, Kepala Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Riau, dua jabatan Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Pembangunan dan Kepala Dinas Pariwisata serta Kepala Badan Ketahanan Pangan. 

Kemudian, pada tahun depan juga terdapat beberapa pejabat esselon II yang memasuki masa purna bakti yakni, Asisten III Setdaprov Riau, Indrawati Nasution pada 1 Februari, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Riau, Zainal pada 1 Juli, Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, serta Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau, Darius Husein 1 November. 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan mengatakan, pihaknya telah mengajukan surat permohonan ke KASN untuk menggelar seleksi terbuka jabatan esselon II di lingkungan Pemprov Riau. Jika telah disetujui, maka akan langsung dilakukan asessement. 

"Surat sudah diajukan ke KASN. Saya masih mengurus untuk pembukaan assessment, kalau sudah disetujui langsung dibuka assessment," ungkapnya kepada Riau Pos, Rabu (27/11) kemarin.

Disampaikan Ikhwan, sebelum pelaksanaan seleksi akan dilakukan evalusi seluruh kepala OPD. Dalam evaluasi ini, bakal terjadi pergesaran jabatan karena semua kepala OPD telah menjabat lebih dari dua tahun.  

"Sekarang masih dalam tahap evaluasi pejabat tinggi Pratama. Evaluasi ini untuk membuka kembali assessment eselon II. Pak Gubernur yang akan menentukan kemana pejabat yang kini menjabat ditempatkan. Ditargetkan awal Desember ini sudah dievaluasi," imbuhnya. 

Lebih lanjut dikatakannya, masih sama dengan evaluasi seperti tahun tahun sebelumnya. Di mana pejabat eselon II yang dievaluasi dipindahkan ke jabatan baru serta menduduki jabatan staf ahli maupun dinonjobkan.

"Jadi tahun 2020 nanti sudah disiapkan OPD yang baru, kalau cepat selesai assessment akan ada kepala OPD yang baru. Semua tergantung pimpinan dalam hal ini gubernur," tutupnya.(rir)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bau Menyengat Sampah dan Bangkai, Jalan Pelajar Bagan Batu Dikeluhkan Warga

Jalan Pelajar Bagan Batu dipenuhi sampah dan bangkai hingga menimbulkan bau menyengat. Warga mendesak pemerintah…

7 jam ago

Aryaduta Pekanbaru Hadirkan Pengalaman Iftar Khas Arab dengan 101 Menu

Aryaduta Hotel Pekanbaru menghadirkan paket Iftar Arabic Delight dengan 101 menu Nusantara dan Arab, lengkap…

8 jam ago

Dukung Green City, Pemko Pekanbaru Genjot Pembersihan 900 Km Drainase

Pemko Pekanbaru menargetkan pembersihan 900 km drainase dan saluran air tahun ini untuk mendukung program…

8 jam ago

Bupati Rohul Tebar 3.000 Bibit Ikan di Lubuk Larangan Kabun, Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Bupati Rohul menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan,…

9 jam ago

Pengelolaan Aset Dinilai Produktif, UIN Suska Riau Sabet Penghargaan KPKNL

UIN Suska Riau meraih penghargaan Terbaik III Produktivitas BMN 2025 dari KPKNL Pekanbaru atas komitmen…

9 jam ago

Kasus Penembakan Gajah di Pelalawan Jadi Atensi Khusus Kapolda Riau

Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…

12 jam ago