Categories: Pekanbaru

Kader PK21 Disarankan Lakukan Pendataan Manual

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga 27 Mei 2021, persentasi pendataan keluarga tahun 2021 (PK21) di Kota Pekanbaru masih sekitar 50 persen. Hal ini membuat Inspektur Wilayah 2 BKKBN RI  Drs. Ndang Agus Sapri MM menyarankan seluruh kader PK21 di Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau untuk melakukan pendataan secara manual terlebih dahulu saat melakukan monitoring ke Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kamis (27/5).

Menurut Ndang Agus Sapri MM, terkait kendala-kendala yang terjadi di lapangan segera dicarikan solusinya agar progres PK21 dapat segera meningkat sesuai target. Apalagi saat ini kendala yang terjadi berada pada sistem aplikasi, sehingga saat para kader malakukan penginputan data masyarakat terjadi kesalahan dalam sistem.

"Karena yang menginput itu banyak, jadi sistem juga kewalahan, sehingga sering terjadi down dan data yang diinput tidak masuk ke dalam sistem," ucapnya.

Lanjut Agus, saat ini secara keseluruhan, target pendataan keluarga di Provinsi Riau sudah tercapai sebesar 49 persen, dan untuk Kota Pekanbaru sendiri telah mencapai 50 persen lebih.

Pihaknya terus optimis agar para kader nantinya akan segera mengoptimalkan pendataan keluarga sesuai dengan waktu yang ditentukan, yaitu mulai 1 April hingga 31 Mei 2021.

Namun saat ditanyai terkait waktu tambahan yang diberikan oleh BKKBN Provinsi Riau terhadap batas waktu pendataan yang akan berkahir 31 Mei mendatang. Agus menegaskan bahwa tidak ada perpanjangan waktu dalam penginputan data kepada sistem maupun pendataan keluarga di lapangan. Sehingga pihaknya terus mengimbau dan memonitoring setiap kendala di lapangan agar tidak terjadi.

"Untuk tambahan waktu sih tidak ada. Tetap sesuai jadwal. Makanya kami meminta kader itu untuk melakukan pendataan di lapangan terlebih dahulu. Barulah setelah selesai mereka melakukan penginputan data melalui sistem yang telah disediakan," ucapnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut memberikan informasi terkait data keluarga kepada kader PK21 yang memang sudah mendapatkan jaminan dari pemerintah.(ayi)
 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

12 jam ago

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

13 jam ago

7 Fungsi Vital Steam Line dan Sanitary Valve dalam Industri Modern

Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…

13 jam ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

14 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

14 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

14 jam ago