Categories: Pekanbaru

Jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru Diperpanjang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Jadwal penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SD dan SMP negeri di Kota Pekanbaru dipastikan tak berubah dari rencana semula. Meski begitu, karena pandemi Covid-19, waktu penerimaan diperpanjang.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Rabu (27/5). "Tetap seperti biasa.  (PPDB, red), dilaksanakan awal Juli. Hanya waktunya kita tambah," katanya.

Dia melanjutkan, jika pada kondisi normal PPDB hanya tiga hari, maka tahun ini diperpanjang menjadi sepekan.

"Kalau kemarin tiga hari sekarang sepekan. Dari 1 sampai 7 Juli," imbuhnya.

Perpanjangan diberikan karena PPDB tidak bisa sepenuhnya dilakukan lewat online. Di sisi lain, saat orang tua wali datang ke sekolah protokol kesehatan harus diterapkan.

"Kita tidak bisa online semua. Nanti diatur. Mungkin 25 orang satu hari. Protokol kesehatannya kita ikuti," paparnya.

Untuk PPDB, sistem yang diterapkan masih sama seperti tahun lalu. Yakni zonasi dan ditambah umur jadi patokan bagi PPDB SD.

"SMP tetap zonasi. Kalau SD ditambah umur juga menentukan," terangnya.

Untuk masuk SMP, ada empat jalur yang bisa diambil. Pertama, warga tempatan atau zonasi dengan kuota 60 persen. Kedua, jalur prestasi akademik dan non-akademik 20 persen. Ketiga, jalur afirmasi bagi warga miskin 15 persen. Dan terakhir, jalur pindahan 5 persen, ini termasuk kuota bagi anak guru.

Soal kemungkinan orang tua murid mengakali agar anaknya bisa masuk ke sekolah tertentu dengan menggunakan surat domisili yang baru, Jamal menyebut sudah ada aturan yang jadi rujukan.

"Kita sudah ada ketentuan, surat domisili (yang diterima, red) itu yang sudah berlaku satu tahun," tegasnya.

Dia juga menyampaikan bahwa dalam masa PPDB, jalur pengaduan sudah disiapkan. "Yang penting pengaduannya jelas. Karena prinsipnya siswa bisa diterima berdasarkan daya tampung di sekolah. Tidak bisa semua kita terima," ucapnya.

Selain itu, hingga kini peserta didik di Pekanbaru masih belum belajar di kelas. Usai libur Idulfitri, siswa kembali belajar pada 2 Juni hingga penerimaan raport 20 Juni

"Kita masih perpanjang belajar di rumah saja," katanya.(ali)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

18 jam ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

18 jam ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

3 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

4 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

4 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

4 hari ago