liburan-alam-mayang-terapkan-prokes-ketat
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Objek wisata Taman Rekreasi Alam Mayang tetap akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat kepada pengunjung saat libur Idulfitri 1443 Hijriah nanti.
Pengelola Alam Mayang Riyono mengatakan, prokes ketat bagi pengunjung tetap menjadi prioritas utama. Mulai dari gerbang masuk, pengunjung wajib menggunakan masker, pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan dan lain-lain.
Menurut Riyono, prokes sangat penting diterapkan meskipun pemerintah telah memberikan kelonggaran kepada masyaraka.
"Tentunya ini menjadi angin segar bagi semua sektor jasa, termasuk juga sektor pariwisata," ujar Riyono kepada Riau Pos, Rabu (27/4).
Dijelaskannya, bagi sektor pariwisata sendiri ini bukan merupakan suatu lonjakan, tetapi kembalinya aktivitas pariwisata. Ini suatu hal kewajaran dan normal yang sudah menjadi tradisi setiap tahunnya dan sudah mengantisipasi.
Lanjutnya, mengenai tempat pariwisata saat ini lebih cenderung menunggu karena sampai saat ini Undang-Undang Darurat Kesehatan belum dicabut sehingga bagi pelaku pariwisata, jika ingin membuat iven yang bersifat mengumpulkan orang itu masih takut menjadi masalah.
"Yang menjadi kebijakan kami, pariwisata saat ini adalah menunggu dan menservis orang yang datang," jelasnya.
Sementara itu, untuk Alam Mayang sendiri dalam menyambut libur Lebaran akan menambah aneka permainan. Ada empat permainan batu di Alam Mayang.
"Kami berharap Alam Mayang bisa menjadi tempat bagi masyarakat untuk bersilaturahmi, berlebaran bersama keluarga dengan suasana yang santai, sejuk, diiringi musik dengan suasana hijau," terangnya.
Ia berharap masyarakat bisa berkumpul dan bersilahturahmi di tempat terbuka, dan insya Allah tempat terbuka menjadi pilihan yang tepat dimasa peralihan dari pandemi ke endemi.
"Kami selaku pelaku pariwisata berharap masyarakat bisa mematuhi prokes. Kalau kesiapan alam Mayang dalam penerapan prokes itu dari depan pintu masuk kami menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Ada pos pengamanan PPKM, petugas pengimbau, bagi-bagi masker dan lain-lain," pungkasnya.(dof)
Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…