modus-tanya-tempat-lalu-menjambret
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Berbagai modus kejahatan mulai terang-terangan. Sikap waspada wajib dimiliki oleh setiap orang, khususnya pengguna jalan. Baik pejalan kaki, pengguna sepeda motor maupun mobil.
Dalam pada itu, selain tertib lalu lintas juga upaya menyelamatkan diri dari kriminalitas. Pasalnya, terdapat modus bertanya alamat lalu menjambret. Itu menimpa korban Dody Teguh yang saat itu duduk bersama rekannya di fly over simpang SKA Jalan Soekarno-Hatta.
Kepada Riau Pos, Kanit Reskrim Polsek Sukajadi Iptu Abdul Halim mengatakan, kejadian yang menimpa korban pada 22 Februari pukul 01.30 WIB. “Beruntung saat itu korban langsung sigap dan menyalakan motor. Sehingga terjadi aksi kejar-kejaran hingga ke Jalan KH Ahmad Dahlan, tersangka RF pun berhasil diamankan,” jelasnya, Kamis (27/2).
Lebih jauh, penangkapan terhadap tersangka telatnya di samping Kampus Umri, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru. Saat itu korban memepet tersangka. Meski sama-sama terjatuh, tersangka tak dapat lari. Kemudian korban melapor ke Polsek Sukajadi.
Adapun barang bukti yang diamankan satu unit kendaraan Honda Beat warna hitam BM 5746 AAS beserta STNK dan kunci motor. Kemudian satu helm merek GM Evolution warna hitam dan satu unit ponsel Oppo A1k warna hitam. “Tersangka dijerat Pasal 365 KUHPidana,” terangnya.
Halim mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan menjaga diri terhadap barang bawaannya.(s)
Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…
Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…
Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…