Categories: Pekanbaru

Ratusan Mahasiswa Daftar Jadi Relawan Karhutla

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — SEBANYAK 120 orang mahasiswa, karyawan dan sekuriti Universitas Lancang Kuning (Unilak) mendaftarkan menjadi relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Relawan, Purna MTQ Pekanbaru, Rabu (26/2).

Para relawan ini sebelumnya telah mengikuti pelatihan penanggulangan karhutla dan kebakaran gedung bersama tim Fire Fighter PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) selama dua hari, sejak Selasa (25/2) di Kampus Unilak, Pekanbaru.

Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Rektor III Dr Bagio Kadaryanto itu juga melihat cara kerja aplikasi Lancang Kuning. Sebuah aplikasi yang dapat memberikan informasi secara akurat dalam mendeteksi titik api, lengkap dengan lokasi koordinat, sehingga memudahkan verifikasi petugas di lapangan.

Usai mendapat penjelasan lengkap mengenai dashboard Lancang Kuning, sebanyak 44 relawan langsung mendaftar di aplikasi tersebut melalui smartphone, sisanya dengan formulir.

Wiliam Anderyani, salah satu mahasiswi peserta pelatihan mengatakan pelatihan ini sangat berguna dalam menghadapi karhutla dan kebakaran di gedung. Ia terlihat serius mendengarkan pemaparan dashboard Lancang Kuning dari Polda Riau.

"Tadi kita diajarkan teknik menggunakan alat pemadam, cara menggulung selang, melihat arah angin, mencari kepala api, dan kesigapan membawa mesin air serta melihat dashboard Lancang Kuning," ujar mahasiswi Fakultas Pertanian Unilak ini.

Peserta lainnya, Algu mengatakan pelatihan ini sangat penting bagi relawan sebelum turun ke lapangan.

"Kesigapan, kecekatan, ketahanan fisik dan mental memang dibutuhkan dalam pelatihan ini, di sini saya merasakan tingkat kesulitannya, apalagi jika benar-benar terjadi di lapangan," ungkap Algu seorang karyawan Unilak.

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution mengapresiasi kegiatan pelatihan dan sinergi oleh Unilak bersama Polda Riau dan PT RAPP. Menurutnya, upaya penyelesaian karhutla harus dilakukan bersama-sama, tidak bisa secara parsial.

"Apa yang kita lakukan hari ini juga bagian dari efektifitas penanggulangan karhutla, artinya kita sudah berupaya melakukan yang terbaik," kata Wagubri.

Wagubri menambahkan sebanyak 57 persen wilayah Riau atau sekitar 5 juta hektare terdiri dari lahan gambut. Hal ini membuat potensi karhutla menjadi tinggi.

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman antara Unilak dengan Polda Riau dalam penanggulangan karhutla. Sebanyak 200 mahasiswa ditambah karyawan dan personil sekuriti telah mengikuti pelatihan dan mendaftarkan diri menjadi relawan.

"Masyarakat Riau tentunya sudah tidak mengharapkan lagi bencana karhutla ini terjadi. Rekan-rekanlah relawannya, selamat bertugas dan berlatih, kita bertemu di lapangan," ujar Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi sekaligus memotivasi para peserta pelatihan tersebut.

Rektor Unilak Dr Junaidi mengatakan, sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, pihaknya akan turun langsung ke desa-desa guna memberikan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga hutan dan lahan dari kebakaran, termasuk dosen-dosen akan melakukan riset terkait penyebab karhutla dan perubahan pola kebiasaan masyarakat.

Sebelumnya para peserta juga telah mendapatkan materi terkait penanggulangan dan pencegahan karhutla. Salah satunya mengenai program Desa Bebas Api atau Fire Free Village yang diinisiasi oleh PT RAPP.

Manajer Perlindungan dan Konservasi Hutan PT RAPP, Sailal Arimi mengatakan penanggulangan karhutla memerlukan dukungan semua pihak, termasuk mahasiswa selaku generasi muda penerus terutama saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa.(mar)

Laporan: ABU KASIM

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 jam ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

8 jam ago

Teras Lantai Enam Gedung Kejati Riau Terbakar, DPKP Pekanbaru Bawa Enam Mobil Pemadam

Kebakaran melanda teras lantai enam Gedung Kejati Riau akibat dugaan korsleting listrik, petugas DPKP Pekanbaru…

8 jam ago

Siap Rebut Trofi Kemenangan, SMA Kalam Kudus Pekanbaru Sambut Roadshow Honda DBL 2026

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…

22 jam ago

Jembatan Sarang Elang Kecil di Batang Peranap Roboh, Dinas PUPRPKP Inhu Cari Solusi Penanganan

Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…

22 jam ago

Pameran Budaya Internasional 2026 UIN Suska Riau Suguhkan Roti Canai Hingga Teh Tarik Khas Malaysia

Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…

22 jam ago