Categories: Pekanbaru

Cabor Andalan Dicoret, Riau Posisi 15

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV/2019 resmi ditutup Ahad (24/11) malam. Riau dipastikan berada di peringkat 15 klasemen akhir perolehan medali. Kontingen Riau mengumpulkan 3 medali emas, 8 perak dan 8 perunggu. Hasil ini turun dibandingkan dua tahun lalu di mana Riau berada di lima besar.

Kadispora Riau Doni Aprialdi menyebutkan ada beberapa faktor yang menyebabkan hasil di Popnas tahun ini tak memuaskan, salah satunya adalah dicoretnya beberapa cabang olahraga (cabor) andalan Riau. ‘’Tinju, gulat dan senam merupakan andalan kita untuk menyabet banyak medali, terutama emas. Tapi, di Popnas kali ini tak dipertandingkan,’’ ujar Doni Aprialdi, Senin (25/11).

"Selain itu, faktor pembinaan tersendat di PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar) karena terjadi kesalahan tak masuk dalam anggaran APBD juga ada pengaruhnya. Pembinaan atlet  PPLP kita tak bisa maksimal dan baru berjalan normal jelang berangkat ke Popnas. Untuk itu, saya selaku Kadispora Riau meminta maaf," ujarnya.

Awalnya, Popnas XV akan mempertandingkan 18 cabang olahraga. Namun, karena Papua mundur dari tuan rumah dan diambil alih Kemenpora maka hanya 13 cabang olahraga yang bisa dipertandingkan di Jakarta dan Jawa Barat. Ke-13 cabor tersebut adalah atletik, angkat besi, tarung derajat, pencak silat, karate, tenis meja, taekwondo, panahan, renang, sepaktakraw, judo, bulutangkis dan dayung.

 Sementara itu, tiga emas Riau di Popnas ini diraih dari cabang olahraga pencak silat atas nama Nadia Aprilia Marpaung di kelas F putri, panahan tim campuran yang diperkuat Vani Francisca dan Ahmad Bil Adli Wal Ihsan serta angkat besi atas nama Abdurrahman S di kelas +89 kg putra.

Sedangkan perak diraih dari cabang bulutangkis tunggal putra atas nama Jelang Fajar, bulutangkis ganda putra yang diperkuat Jelang Fajar/Surifan Zega, judo atas nama Muhammad Hamdani di kelas 60-66 kg, lempar lembing putra atas nama M Lukman Nul Hakim, lontar martil putra atas nama M Z Fadillah, karate atas nama Duski Mubaraq di kumite +76 kg dan karate atas nama  Jessica Teti Debora yang turun di kumite +59 kg.

Sedangkan perunggu diraih dari panahan nasional perorangan putra atas nama Ahmad Bil Adli Wal Ihsan, pencak silat kelas B putra atas nama Ari Anggar Prayoga Putra, pencak silat kelas I putra atas nama Muhammad Anggi Pradana, bulutangkis beregu putra, 5.000 meter jalan cepat putra atas nama M Hadi, taekowondo under 68 kg putri atas nama Mega Djuwita, angkat besi kelas 49 kg putri atas nama Nabila Rahmadani dan lontar martil putra atas nama M Dzaky Hanafi.

Juara umum Popnas tahun ini diraih Jawa Barat dengan koleksi 37 emas, 34 perak dan 28 perunggu. Sedangkan posisi kedua ditempati DKI Jakarta dengan raihan 36 emas, 30 perak dan 27 perunggu. Diikuti Jawa Timur dengaj 29 emas, 30 perak dan 42 perunggu. Sedangkan posisi empat ditempati Jawa Tengah dengan raihan 18 emas, 26 perak dan 37 perunggu.(c)

Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

5 jam ago

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

7 jam ago

7 Fungsi Vital Steam Line dan Sanitary Valve dalam Industri Modern

Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…

7 jam ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

7 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

7 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

8 jam ago