Categories: Pekanbaru

Polisi Belum Periksa Pelaku

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Polresta Pekanbaru hingga saat ini belum bisa mengetahui kronologis dan motif pelaku melakukan penikaman terhadap sejumlah karyawan yang ada di mes Toserba Era 58, Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki. Hingga Senin (25/7), pelaku yang merupakan wanita berinisial ES masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

 

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan menjelaskan, kepolisian belum bisa menggali informasi lebih dalam terhadap terduga pelaku. Karena wanita berinisial ES masih menjalani perawatan, sehingga belum bisa dimintai keterangan secara penuh.

"Untuk motif masih dilakukan penyelidikan. Terduga pelaku masih perawatan di rumah sakit dan sedang menjalani pemeriksaan kesehatan," sebut Andrie, Senin (25/7) siang.

Tidak dijelaskan Kompol Andrie apakah terduga pelaku juga mengalami luka-luka dari kejadian tersebut sehingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sementara pantauan Riau Pos di lokasi kejadian, toserba empat pintu di Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki tersebut masih tutup. Garis polisi berwarna kuning masih melintang panjang pada gedung setinggi tiga lantai tersebut.

Beberapa warga yang tinggal tidak jauh dari toserba tersebut mengaku tidak tahu persis kejadian sebenarnya di dalam bangunan itu. Hal itu terutama karena peristiwa penikaman terjadi pada dini hari.

Peristiwa penikaman ini sendiri terjadi sekitar pukul 02.00 WIB pada Ahad (24/7) dini hari lalu. Terduga pelaku berinisial ES tiba-tiba menyerang lima rekan kerjanya dengan senjata tajam. Salah seorang koran berinisial T dinyatakan tewas akibat serangan membabi buta tersebut.

Kompol Andrie Setiawan menambahkan, pihaknya masih harus menunggu perawatan selesai dan hasil pemeriksaan terduga pelaku keluar. Hingga tulisan ini diturunkan, yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan.

"Belum bisa (diperiksa, red). Harus ada pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu," tutup Kompol Andrie.

Terkait kondisi dan identitas empat korban yang mengalami luka, Kasat Reskrim juga tidak memberikan keterangan yang jelas dan terkesan ditutup-tutupi. Termasuk apakah sudah meminta keterangan dari para korban. Informasi di lapangan, korban luka sudah diperbolehkan pulang usai mendapat perawatan.(yls)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

10 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

10 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

11 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

11 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

11 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

11 jam ago