Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Manang Soebeti memperlihatkan sembilan tersangka pengedar narkotika yang ditangkap pada Kamis (25/1/2024). (POLDA RIAU UNTUK RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil mengamankan sembilan pengedar narkotika jenis ekstasi di Kota Pekanbaru. Penangkapan ini berlangsung pada waktu dan tempat yang berbeda. Total ada lima hari tim dari Subdit II dan III Ditresnarkoba menangkap semua tersangka.
Direktur Ditresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Manang Soebeti mengatakan, penangkapan berlangsung dalam kurun waktu 20-24 Januari 2024 kemarin. Penangkapan para bandar ini merupakan hasil pengembangan kasus penangkapan 2,6 kilogram sabu dan 4.870 butir ekstasi beberapa waktu lalu.
Kata dia, pada Sabtu (20/1), Subdit II menangkap seorang bernama RD bersama barang bukti 50 butir ekstasi dan 2,39 gram sabu. Pada hari Selasa (23/1), polisi kembali menangkap MF, SN dan RN. Bersama mereka diamankan barang bukti berupa 10,5 pil ekstasi. Keesokan harinya Rabu (24/1), tim menangkap FT dan DU.
“Dari tangan FT dan DU kami berhasil mengamankan 46 butir ekstas. Pada hari yang sama, kami juga menangkap AK, DY dan VD bersama 20 butir pil esktasi,” ungkap Kombes Manang, Kamis (25/1).
Total jumlah tersangka yang diamankan ada sebanyak sembilan orang dengan total keseluruhan barang bukti 126,5 butir ekstasi dan 2,39 gram narkotika jenis sabu. Para tersangka diketahui juga kerap menjual barang haram di tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru.
Adapun pasal yang diterapkan ialah Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika. “Dengan ancaman hukuman mati, pidana seumur hidup, atau penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” pungkasnya.(nda)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…