Categories: Pekanbaru

Kelanjutan Pasar Induk Harus Jelas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sikap Pemko Pekanbaru kembali memberikan kesempatan kepada perusahaan pembangunan Pasar Induk Pekanbaru, PT Agung Raga Bonai direspon baik kalangan DPRD Kota Pekanbaru.

Hanya saja ditegaskan, jangan ada sikap enggan untuk bersikap tegas untuk melepas, tapi kepastian untuk melanjutkan pembangunan malah abu-abu.

"Yang paling dilakukan Pemko itu adalah melakukan audit terhadap perusahaan PT Agung Rafa Bonai, untuk memastikan kesiapan perusahaan. Jangan ada kesan enggan untuk melepas, tapi kesanggupan perusahaan untuk melanjutkan tidak ada, sama saja ini mengulang-ngulang kaji,"tutur anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Pasla kepada wartawan, Ahad (24/10).

Maka dari itu ditegaskan Roni, dan kembali memberikan saran, langkah sistem pembangunan Pasar Induk ini disupport, hanya saja kemurahan hati Pemko dengan kembali memberikan kesempatan kepada perusahaan dapat dibuktikan.

Disampaikan Roni, sebelum memberikan kesempatan untuk kesekian kalinya ini, tentu yang menjadi wajib untuk dipastikan oleh Pemko ialah kemampuan keuangan perusahaan dalam hal ini PT Agung Rafa Bonai tersebut.

"Audit ini kan untuk memastikan kesiapan dari perusahaan itu. Tentu tim auditor yang terpercaya dan yang bisa memastikan kesiapan dan kesanggupan perusahaan melanjutkan pembangunan Pasar Induk itu, " sebutnya.

Untuk diketahui, bahwa proyek Pasar Induk Pekanbaru dikerjakan oleh PT Agung Rafa Bonai yang memenangi lelang investasi pada tahun 2016 lalu dengan kontrak Bangun Guna Serah (BGS) bangunan selama 30 tahun.

Pasar Induk dibangun di atas lahan seluas 3,2 hektare, dengan nilai pembangunan diperkirakan menelan biaya Rp94 miliar. Sampai hari ini memang belum menunjukkan progres yang menggembirakan, bahkan kondisinya begitu-begitu saja, mesti sudah banyak investasi yang dikeluarkan. Belum lagi persoalan dengan masyarakat sekitar yang masih menjadi perhatian untuk diselesaikan.

"Pemko kami sarankan jangan ambil risiko lagi, jika begini terus, sampai Wali Kota selesai masa jabatannya, dipastikan tidak akan pernah usai, maka audit ini sangat penting dilakukan, " katanya.

Ditegaskan Roni, bahwa sikap Pemko sudah jelas, sudah baik memberikan kesempatan kepada perusahaan, dan ini harus diukur juga.

"Kalau orang tidak sanggup untuk menyelesaikan ya percuma. Perusahaan ini harus transparan. Kesempatan Ini sudah berulang-ulang dan progres tidak ada,"paparnya.

Disayangkannya juga, selama ini ketika diajak mencarikan solusi saat dipanggil hearing perusahaan selalu mengelak dan menganggap panggilan hearing hal biasa. "Ini yang harus dirubah oleh perusahaan, padahal kita support, semoga saja bisa berkoordinasi dengan baik,"tuturnya.(lim)

Laporan AGUSTIAR, Kota

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

1 hari ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

1 hari ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

4 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

5 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

5 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

5 hari ago