Categories: Pekanbaru

Ajak Masyarakat Gerakkan Zakat dan Wakaf di Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau Drs H Syamsuar mengajak masyarakat untuk terus melakukan gerakan progam wakaf dan zakat. Pasalnya, potensi wakaf di Provinsi Riau ini sangatlah besar. Terbukti dalam gerakan Riau Berwakaf ada yang memberikan tanah untuk di wakafkan, gerakan ini juga didorong oleh pemerintah hingga para milenial Riau.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Syamsuar saat melakukan Safari Ramadan di Masjid Gunung Merah SAS Pekanbaru, Sabtu (23/4) malam. Pada saat safari tersebut, gubernur juga memberikan bantuan kepada pengurus masjid.

"Ada yang memberikan berupa uang dan ada yang memberi berupa tanah, yang dimana letaknya sangat strategis dan mempunyai nilai yang besar. Dengan itulah bagaimana kita bersama-sama bisa memberdayakan tanah tersebut untuk mendorong ekonomi syariah," katanya.

Gubernur mengungkapkan, untuk program zakat, pegawai Pemerintah Provinsi Riau telah diarahkan seluruhnya menggunakan BRK Syariah. "Seluruh pegawai Pemprov Riau yang muslim telah melakukan zakat melalui sistem payroll BRK Syariah," ungkapnya.

Selain itu, ia menjelaskan  di Provinsi Riau ini telah diberikan kemudahan dalam berinvestasi. Hal tersebut membuat Riau berada di peringkat 5 nasional dan terbesar di Sumatera dengan capaian realisasi investasi.

"Dengan adanya kemudahan investasi dan izin usaha di Riau inilah yang membuat daerah kita mendapati ranking lima nasional," jelasnya.

Perlu diketahui, hal tersebut juga berkaitan dengan penurunan angka Covid-19 yang ada di daerah ini yang mendorong banyaknya investor datang dan juga akan menjadi potensi dalam mewujudkan ekonomi syariah.  

Pada kesempatan yang sama, gubernur tetap mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan barang bahan pokok karena pihaknya telah menyiapkan Satgas pangan dalam mengatasi kelangkaan, kelonjakan harga, serta mengantisipasi penimbunan bahan pokok.

"Kami bersama Satgas Pangan sudah hampir setiap hari memonitor pasar agar tidak terjadi penimbunan sebab jika ada yang melakukan penimbunan itu akan berurusan dengan polisi," tegasnya.(sol)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Kuota Haji Bengkalis 2027 Capai 399 Jemaah, Biovisa dan Cek Kesehatan Belum Dibuka

Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…

9 jam ago

Seragam Gratis untuk Siswa Pekanbaru Segera Dibagikan, SMP Swasta Ikut Dapat

Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…

10 jam ago

Bukan Sekadar Perayaan, HUT ke-28 RS Awal Bros Diisi Aksi Sosial dan Olahraga

RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…

10 jam ago

Jembatan Panglima Sampul Dibangun Bertahap, Selat Akar Dikebut Tahun Ini

Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…

10 jam ago

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Orang Kaya? Pemerintah Siapkan Skema Baru

Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.

12 jam ago

Dua Lahan di Kampar Terbakar, Tiga Hotspot Terdeteksi dalam Sehari

Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…

12 jam ago