Categories: Pekanbaru

Dishub Minta Penjelasan Pengelola Bus TMP

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Layanan bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) kembali terganggu akibat mogok kerja yang dilakukan lagi oleh karyawan transportasi umum milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru itu. Untuk mengetahui apa yang menjadi masalah, Dinas Perhubungan (Dishub) Pe­kanbaru berencana memanggil pengelola.

Mogok kerja yang dilakukan karyawan bus TMP ini terjadi karena gaji mereka yang terlambat dibayarkan oleh PT Transportasi Pekanbaru Madani (TPM) sebagai pengelola. Aksi  mogok kerja yang mengganggu layanan bukan kali ini saja terjadi. Akhir tahun 2021 lalu mogok kerja juga dilakukan karyawan karena alasan yang sama.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Yuliarso saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya bakal memanggil PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Pekanbaru yang merupakan induk perusahaan PT TMP.

"Kami undang dulu PT SPP. Kami akan pertanyakan mogoknya kenapa," kata Yuliarso, Senin (24/1).

Menurutnya, pihaknya juga tidak dapat langsung melakukan intervensi terhadap pengelola. Mereka harus mengetahui dulu titik permasalahannya. Karena, dikatakan Yuliarso sudah ada penugasan PT SPP untuk pengelolaan Bus TMP. "Kami akan cek dulu permasalahannya. Kami intervensi kalau ada (permasalahan, red) yang lain lain nyangkut bagaimana," ulasnya.

Namun, pihaknya berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan ini. Karena jika bus TMP terlalu lama tidak beroperasi akan mengganggu pelayanan terhadap transportasi masyarakat di Pekanbaru. Dirinya juga menyayangkan aksi mogok kerja ini. Dirinya tidak menampik, aksi mogok ini bukan yang pertama kali terjadi. Yuliarso berharap agar bus TMP ini segera beroperasi.

Terpisah, Direktur PT TPM Azmi hingga kini belum memberikan keterangan tentang kondisi terbaru  perusahaan yang dipimpinnya hingga kembali terjadi mogok kerja ini. Sambungan telepon tak direspon.(ali)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Ribuan Pecinta Vespa Meriahkan Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis

Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…

1 jam ago

SSB PTPN IV Regional III Juara Liga TOPSkor Riau, Siap Harumkan Nama Riau di Nasional

SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…

2 jam ago

Galeri24 Pegadaian Tebar Promo Kicau, Diskon Emas Batangan hingga 19 Juli

Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…

2 jam ago

ICW Temukan Dugaan Potensi Rente Triliunan dalam Proyek 80 Ribu Pikap Kopdes

ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…

2 jam ago

48 Ribu Warga Kota Padang Masih Menganggur, Lapangan Kerja Belum Seimbang

Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…

3 jam ago

Rahasia Lezat Terasi Meranti, Diolah dari Udang Pepai Segar Hasil Tangkapan Nelayan

Terasi khas Desa Ketapang Permai, Kepulauan Meranti, menjadi produk unggulan berbahan udang pepai yang menopang…

3 jam ago